Prameks Jogja-Kutoarjo Makin Diminati, Ini Jadwalnya
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Peresmian instalasi air bersih di Padukuhan Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, sebagai bagian dari dana CSR BCA, Senin (13/3/2023)/ ist
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk membantu kebutuhan air bersih warga Padukuhan Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, BCA meresmikan instalasi air bersih. Keberadaan instalasi air bersih ini diharapkan juga menaikkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo mengatakan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Bagi masyarakat perkotaaan, ketersediaan air bersih suatu hal yang lumrah.
"Ironisnya, meski hanya berjarak kurang lebih 20 km dari pusat kota Jogja, warga di Pedukuhan Gunung Cilik masih mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih," ujar Harinowo, Rabu (15/3/2023).
Menurut Hari, lokasi padukuhan tersebut berada di lereng perbukitan berbatasan antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul. Kondisi geografis daerah perbukitan dan sumber mata air yang berada jauh di luar Pedukuhan Gunung Cilik, menyebabkan area ini rentan kekeringan air, terutama ketika musim kemarau tiba.
"Setiap tahun, terlebih saat musim kemarau warga kesulitan air bersih. Oleh karena itu, kami mengambil inisiatif untuk membangun instalasi air bersih untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat sekitar," ujar Hari.
Baca juga: Induk Facebook Meta Bakal PHK Besar-besaran, Capai 10.000 Karyawan
BCA, lanjut Hari, menggandeng Perkumpulan Pensiunan Bank Indonesia (PPBI) untuk mengambil langkah aktif dengan membantu pembangunan instalasi air bersih. Instalasi air bersih tersebut mulai dibangun sejak 2022 dan diharapkan dapat menjaga ketersediaan air bersih untuk 70 kepala keluarga di Pedukuhan Gunung Cilik.
Ketua Umum Perkumpulan Pensiunan Bank Indonesia (PPBI) DR Aslim Tadjuddin berharap instalasi air bersih ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga Pedukuhan Gunung Cilik sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup serta menjaga kesehatan mereka.
"Selama ini, masyarakat harus mengandalkan sumur gali milik warga yang biasanya mengalami kekeringan saat musim kemarau atau mengandalkan bantuan distribusi air dari donatur pihak ketiga dengan menggunakan tangki air," katanya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Polda Metro Jaya menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kejahatan jalanan di Jakarta selama 1–22 Mei 2026 melalui operasi terpadu.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.