JFC 2026 di Malioboro Jogja, 19 Kelompok Tampilkan Kostum Kreatif
JFC 2026 digelar di Malioboro dengan 19 kelompok peserta. Parade kostum kreatif mengangkat budaya Jogja sekaligus mendukung pariwisata
Kondisi di Pasar Terban, Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan merevitalisasi Pasar Terban, tahun depan. Adapun dana yang digunakan untuk revitalisasi, kemungkinan besar berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
BACA JUGA: Tiga Pasar Tradisional di Kota Jogja akan Direvitalisasi
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jogja, Aman Yuriadijaya mengungkapkan, saat ini Pemkot tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait besaran anggaran dan jadwal revitalisasi.
"Rencana revitalisasi Pasar Terban kemungkinan dari APBN. Kami berharap bahwa proses revitalisasi paling lambat dilakukan pada tahun 2024. Masih dalam proses pembicaraan [jadwal pastinya]," katanya dihubungi Harianjogja.com, Kamis (16/3/2023).
Saat ini, lanjut Aman, Pemkot belum memastikan kemana para pedagang akan direlokasi, saat pasar tersebut direlokasi. Beberapa alternatif tempat, kini tengah digodok dan disiapkan.
"Berkaitan dengan rencana dimaksud maka kami sedang menyiapkan beberapa alternatif tempat pemindahan sementaranya," jelasnya.
Aman menyampaikan revitalisasi Pasar Terban harus selaras dengan kondisi lingkungan sekitarnya.
"Pasar ini juga harus memiliki sistem operasional yang disesuaikan dengan lingkungan sekitarnya."
Menurutnya. tampilan Pasar Terban yang kini terlihat kumuh, perlu direvitalisasi agar ada keserasian dengan bangunan di sekitarnya. Dengan revitalisasi diharapkan Pasar Terban menjadi pasar yang memiliki standar teknis seperti pasar modern.
"Kami sangat mengharapkan revitalisasi pasar ini dilakukan oleh pemerintah pusat," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JFC 2026 digelar di Malioboro dengan 19 kelompok peserta. Parade kostum kreatif mengangkat budaya Jogja sekaligus mendukung pariwisata
Banjir bandang Nepal dan Tibet menewaskan lebih dari 165 orang dan membuat hampir 1.500 orang hilang, termasuk ratusan warga asing.
Harbolnas 2026 ditargetkan mencapai Rp40 triliun, naik 10% dari 2025, dengan cakupan promosi barang, jasa, akomodasi, dan transportasi.
Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
Program Indomaret Peduli Berbagi menyalurkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah kepada Rahmat, warga yang beralamat di Terban GK