Bambanglipuro Bentuk Posko Anti Klitih Usai Pelajar Tewas
Bambanglipuro akan membentuk posko anti klitih di tiap kalurahan usai kasus pengeroyokan pelajar hingga tewas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dua pemuda warga Sewon, RBS, 29, dan FA, 22 terancam mendekam di balik jeruji besi, lantaran terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap Salman Farisi, warga Pleret. Aksi pengeroyokan itu terjadi akibat burung merpati milik tersangka hilang.
BACA JUGA: Lamar Istri Orang, Pemuda di Bantul Dibacok Suami Sah
Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, insiden pengeroyokan terjadi pada 2 Februari lalu sekira pukul 23.00 WIB di kediaman korban, Wonokromo, Pleret. Korban menjadi bulan-bulanan kedua tersangka karena dituduh mencuri burung merpati.
"Latar belakang terjadinya pengeroyokan tersebut para pelaku menduga korban telah mengambil burung merpati miliknya," kata dia, Kamis (16/3/2023).
Kedua tersangka menyambangi rumah korban pada malam hari di wilayah Wonokromo, Pleret, kemudian menanyakan ihwal burung merpati yang hilang itu. Kedua tersangka merasa tanggapan korban tidak mengenakkan dan mereka merasa diusir oleh korban. Insiden pengeroyokan pun tak terhindarkan.
"Akibat perbuatan tersebut korban mengalami luka terbuka pada pelipis kiri, bibir, lebam pada wajah dan merasa sakit pada punggung serta kepala," ucapnya.
Korban yang merasa tidak terima kemudian melaporkan aksi pengeroyokan itu ke Polsek Pleret pada 6 Maret lalu. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan kedua tersangka lantas ditangkap pada Rabu 15 Maret kemarin dan keduanya mengakui aksi pengeroyokan itu.
"Para terduga pelaku dalam kondisi sehat. Telah dilaksanakan penetapan tersangka selanjutnya dilakukan penahanan," kata Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bambanglipuro akan membentuk posko anti klitih di tiap kalurahan usai kasus pengeroyokan pelajar hingga tewas.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.