Dua Atlet Menembak Gunungkidul Bidik Tiket Olimpiade 2028
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Anggota komunitas Resan Gunungkidul saat melakukan penanaman bibit akar wangi di lahan kritis di Dusun Nganjir, Karangsari, Semin, Minggu (12/3/2023)./Istimewa-Komunitas Resan Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Warga Dusun Nganjir, Karangsari, Semin bersama-sama dengan Komunitas Resan melakukan penghijauan di lahan kritis. Total sudah lebih dari 1.000 batang akar wangi yang ditanam di sebelas titik lokasi tanah longsor di kawasan tersebut.
Pendiri Komunitas Resan Gunungkidul, Edi Padmo mengatakan pihaknya tergerak untuk melakukan reboisasi di Dusun Nganjir. Hal ini tak lepas adanya peristiwa longsor yang terjadi akibat cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini.
Menurut dia, upaya penanaman kembali tidak hanya dilakukan oleh anggota komunitas. Namun, juga melibatkan warga sekitar di Dusun Nganjir. “Kalau terus dibiarkan. Kerusakannya menjadi semakin parah sehingga lahan kritis ini harus segera ditangani,” kata Edi kepada wartawan, Kamis (16/3/2023).
BACA JUGA: Diguyur Hujan, Longsor Bermunculan di Bantul
Ia menjelaskan, bibit akar wangi dipilih sebagai tanaman untuk mengatasi lahan kritis di Dusun Nganjir. Tanaman ini memiliki banyak manfaat karena tidak hanya sebagai upaya penghijauan, tapi akarnya juga dimanfaatkan sebagai bahan kerajian.
Edi menuturkan, Kapanewon Semin dikenal sebagai sentra produksi kerajinan akar wangi di Gunungkidul. Meski demikian, lanjut dia, selama ini bahan baku untuk kerajinan seringkali mendatangkan dari luar daerah. “Jadi dengan menanam bibit akan wangi, tidak hanya untuk mengatasi lahan kritis, tapi juga sebagai penyedia bahan baku kerajinan,” katanya.
Ditambahkan dia, penanaman akar wangi sudah dilakukan di 11 titik di lokasi longsor di Dusun Nganjir. Adapun benih yang tertananam sudah lebih dari 1.000 batang. “Kami masih berusaha mencari benih lagi untuk memperluas area penanaman,” katanya.
Kepala Dusun Alif Riska mendukung penuh upaya pemulihan lahan kritis di wilayahnya. Ia berharap penanaman akar wangi tidak hanya menahan terjadinya longsor, tapi juga bermanfaat dalam sisi ekonomi. “Bisa jadi bahan untuk pembuatan kerajinan. Mudah-mudahan program ini berhasil dan warga bisa menikmati hasilnya,” kata Alif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Borussia Dortmund ditahan Werder Bremen 2-2 setelah sempat unggul dua gol pada pekan kelima Bundesliga 2026/27 di Signal Iduna Park.
Bantul kelebihan 83 guru SD dan SMP. Dikpora menyiapkan pemetaan kebutuhan dan redistribusi guru untuk mengatasi ketimpangan tenaga pendidik.
IHSG diproyeksi bergerak di level 6.000–6.215 pekan depan. Simak sentimen geopolitik, harga minyak, penjualan ritel, dan rupiah.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Sabtu 10 Oktober 2026 di Siraman. Simak jadwal layanan, lokasi, syarat perpanjangan, dan aturan SIM kedaluwarsa.
Stimulus transportasi Nataru 2026/2027 sedang dibahas. Menhub Dudy berharap kebijakan diumumkan Oktober, termasuk dukungan untuk kereta api.