Satpol PP Pantau Titik Sampah Liar di Danurejan, Pelaku Dibidik
Satpol PP Kota Jogja melakukan profiling pelaku pembuangan sampah liar di Danurejan dan memperketat patroli di sejumlah titik rawan pelanggaran.
Ilustrasi jembatan. JJLS Bantul dan Kulonprogo akan tersambung tahun depan melalui Jembatan Srandakan III./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA– Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di DIY ditargetkan selesai pada 2025. Saat ini, masih ada sejumlah ruas jalan yang belum tersambung.
Asisten Pelaksanaan dan Pengawasan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Wahyu Widyantoro menyampaikan untuk wilayah Kabupaten Gunungkidul masih ada satu paket pekerjaan yang sedang berjalan yakni ruas Jalan Terus-Jeruk Wudel 2 serta ruas Jalan Baru Kretek-Girijati sepanjang 5,6 kilometer. Selain itu ada pula paket pekerjaan JJLS untuk Jembatan Srandakan 3 yang menghubungkan Bantul dan Kulonprogo.
Menurut Wahyu, ruas Jalan Terus-Jeruk Wudel 2 pengerjaannya telah mencapai 50%. Kemudian untuk Jalan Baru Kretek-Girijati tengah dalam proses lelang. “Jalan Baru Kretek Girijati masih proses lelang. Ini untuk lelang Kretek Girijati di balai pengadaan," katanya Kamis (16/3/2023).
Sedangkan untuk Jembatan Srandakan 3 saat ini menurut Wahyu masih dalam tahap pembuatan Detail Engineering Design (DED). “Perencanaan desain DED, kalau pastinya belum tahu, karena mesti ada beberapa yang perlu kita diskusikan mengenai desain dan kearifan lokal,” ucapnya. Dia mengklaim belum dapat memastikan kapan DED Jembatan Srandakan 3 akan rampung.
BACA JUGA: Tok! Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Divonis Bebas
Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengusulkan agar Jembatan Srandakan 3 memasukkan unsur lokal dalam desainnya. Atas usulan tersebut, Wahyu menyampaikan pihaknya akan mengupayakan agar usulan tersebut terakomodir.
“Kita berusaha semaksimal mungkin, termasuk pohon-pohon lokal, sudah kita diskusikan, kita carikan. Semoga bisa terakomodir semua,” jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Kota Jogja melakukan profiling pelaku pembuangan sampah liar di Danurejan dan memperketat patroli di sejumlah titik rawan pelanggaran.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf di Aceh untuk memberi kepastian hukum dan mencegah sengketa aset umat.
Pengemudi Toyota Alphard yang menerobos lampu merah di Bundaran HI ditilang setelah polisi memastikan kendaraan memakai pelat nomor palsu.
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Suzuki menghadirkan XL7 Facelift 2026 dan mengandalkan Fronx hybrid di GIIAS 2026 untuk memperkuat penjualan pada semester II/2026.
Gelar Potensi Umbulharjo 2026 menjadi ajang promosi UMKM, kelompok tani, dan bank sampah sekaligus memperkuat kolaborasi masyarakat di Jogja.