Pedagang Pasar Rakyat Sleman Turun 297 Orang, Ini Penyebabnya
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.
Ilustasi suasana YIA./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Japan International Cooperation Agency atau Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) memasuki akhir kerja sama dengan Pemda DIY terkait dengan pengembangan kawasan aerotropolis di sekitar Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Di akhir kerja sama tersebut, JICA menyampaikan lima rekomendasi yang merupakan hasil kajian terkait pengembangan kawasan aerotropolis di sekitar Bandara YIA.
Sebelumnya JICA melakukan kerja sama dengan Pemda DIY setelah menandatangani MoU terkait pengembangan kawasan aerotropolis pada Oktober 2022. Kesepakatan tersebut berlaku sejak November 2022 hingga Maret 2023.
BACA JUGA : Ini 5 Rekomendasi Penting dari JICA soal Proyek Aerotropolis
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Beny Suharsono menyampaikan dari lima hasil kajian tersebut, smart agriculture dan smart tourism yang diprioritaskan untuk ditindaklanjuti.
“Lokasinya sudah ada [untuk pengembangan smart agriculture dan smart tourism], misalnya dengan adanya Jogja Agropark. Itu smart culture akan dikembangkan sistem bisnisnya, kelembagaannya, pengelolaannya, manajemennya yang dikembangkan dengan teknologi informasi,” ujarnya.
Senior Representative Kantor JICA Indonesia Okamura Kenji menyampaikan kerja sama tersebut dilakukan untuk membuat perencanaan pembangunan aerotropolis di kawasan sekitar YIA. Setelah MoU tersebut, JICA membuat Task Force yang terdiri dari perwakilan JICA serta Pemda DIY. Dari Task Force tersebut tercetus lima program prioritas untuk pengembangan kawasan aerotropolis yang disajikan dalam final report atau laporan akhir.
Okamura menyampaikan lima program prioritas tersebut terdiri dari kerja sama dengan Angkasa Pura I, smart agriculture, smart tourism, pembangunan di sekitar Stasiun Wates, kerja sama dengan UGM, dan membangun suatu model perkotaan yang memanfaatkan sirkuler ekonomi.
BACA JUGA : Begini Konsep Aerotropolis YIA Kulonprogo yang Dinginkan
“Pembangunan pada dasarnya kami membangun suatu yang modern, tapi tidak demikian, dari Sri Sultan menyampaikan pembangunan tersebut tidak hanya modern, tapi harus budaya masyarakat tradisional tetap dijaga, dengan ditambahkan digitalisasi dan TI [Teknologi Informasi],” ucapnya.
Okamura menyampaikan final report tersebut mendapatkan tanggapan baik dari Sri Sultan HB X. “Gubernur ingin diteruskan kegiatan Task Force-nya untuk membicarakan lebih lanjut lagi, dan untuk mempermudah prosedurnya Baliau [Sri Sultan HB X] ingin membentuk suatu board sebagai organisasi manajemennya yang diketuai oleh Gubernur sendiri,” ucapnya.
Lebih lanjut, Okamura menyampaikan task force siap membantu jika sewaktu-waktu Gubernur meminta. “Kalau perlu kami berdiskusi dengan pemerintah pusat Jepang untuk membantu pembangunan kawasan YIA atau aerotropolis,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Jumat, 30 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan dan tarif ke Obelix Sea View serta Pantai Drini.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk 5 rute dengan tarif normal Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.