Kemarau Ganggu Budidaya Ikan di Sleman, Panen Perlu Diatur
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
Senior Representative Kantor Perwakilan JICA Indonesia, Okamura Kenji./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Japan International Cooperation Agency (JICA) menyampaikan lima program prioritas dalam final report pengembangan aerotropolis di sekitar Yogyakarta International Airport (YIA).
Senior Representative Kantor Perwakilan JICA Indonesia, Okamura Kenji menyampaikan dalam final report tersebut merupakan hasil kajian Tim Task Force yang merupakan tindak lanjut MoU yang dilakukan dengan Pemda DIY pada Oktober 2022 yang berlaku dari November 2022-Maret 2023.
“Setelah Mou kami membentuk Tim Task Force, ada perwakilan JICA dan perwakilan daerah tingkat provinsi dan kabupaten. Task force tersebut terus bergerak sampai saat ini untuk melihat pembangunan yang diperlukan di DIY,” katanya, Jumat (17/3/2023).
Okamura mengatakan dalam final report tersebut ada lima program prioritas, yakni program pembangunan yang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I, kemudian smart agriculture, smart tourism, pembangunan sekitar Stasiun Wates, dan pembangunan model city dengan memanfaatkan ekonomi sirkuler.
BACA JUGA: Begini Konsep Aerotropolis YIA Kulonprogo yang Dinginkan Sri Sultan
Okamura menyampaikan arahan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X agar pembangunan aerotropolis di sekitar YIA selain modern juga perlu menjaga budaya tradisional masyarakat setempat, serta memanfaatkan digitalisasi dan IT. “Laporan dari kami, Tim Task Force kami sudah sampaikan dan nanti kalau misalnya untuk ke depannya dari Bapak Gubernur ada permintaan, kami siap untuk membantunya,” katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Beny Suharsono menyampaikan setelah berakhirnya masa kerja sama tersebut, maka kajian yang dihasilkan JICA akan ditindaklanjuti oleh Sri Sultan HB X.
"Pesan Ngarsa Dalem karena tindak lanjutnya harus berlangsung, maka Pak Gubernur akan memimpin langsung tindak lanjut yang sudah dihasilkan atas kajian JICA. Beliau [Sri Sultan HB X] komunikasi ke kami, supaya Tim Task Force yang ada di Bappeda itu bisa berjalan lagi. Nanti akan beliau sendiri selaku board-nya, bekerja sama juga dengan lintas pihak,” jelas Beny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 30 Oktober 2026. Cek enam jadwal pergi-pulang dan tarif Rp12.000 sekali jalan.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Jumat, 30 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan dan tarif ke Obelix Sea View serta Pantai Drini.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk 5 rute dengan tarif normal Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.