Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Ilustrasi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi menyatakan jawatannya sudah mengimbau kepada semua juru parkir di Bantul untuk menetapkan tarif parkir sesuai aturan yang telah ditentukan.
Imbauan tersebut untuk mengantisipasi adanya tarif parkir yang nuthuk wisatawan selama libur dan cuti lebaran Idulfitri mendatang.
Singgih mengatakan tarif parkir sudah ditentukan dalam Peraturan Daerah (Perda) No 8/2021 tentang Perubahan Keempat atas Perda Bantul No 7/2011 tentang Retribusi Jasa Usaha.
Dalam Perda tersebut dijelaskan dalam Pasal 30 bahwa tarif parkir di objek wisata ditetapkan untuk sepeda sebesar Rp1.000, sepeda motor sebesar Rp5.000, kendaraan bermotor roda empat sebesar Rp10.000, kendaraan bermotor roda enam sebesar Rp20.000, dan kendaraan bermotor beroda lebih dari enam sebesar Rp30.000.
Sementara parkir di lokasi selain objek wisata atau di tepi jalan umum untuk sepeda sebesar Rp1.000, sepeda motor sebesar Rp2.000, kendaraan bermotor roda empat sebesar Rp3.000, kendaraan bermotor roda enam sebesar Rp5.000, dan kendaraan bermotor beroda lebih dari enam sebesar Rp6.000.
Singgih mengatakan jika ada tarif parkir yang melebihi dari ketentuan tersebut agar melaporkannya.
“Masyarakat atau wisatawan yang ditarik melebihi dari yang seharusnya bisa langsung melaporkan ke Dinas Perhubungan Bantul di nomor telepon 08113103133,” katanya Senin (17/4/2023).
Singgih mengaku sudah mengumpulkan semua pengelola parkir agar agar menarik tarif parkir sesuai aturan meskipun di hari libur, termasuk libur Idulfitri 1444 Hijriah mendatang.
“Imbauan secara rutin sudah kami berikan kepada juru parkir agar tidak menarik biaya parkir yang nuthuk,” tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo menyatakan bahwa Bantul akan dikunjungi banyak wisatawan selama libur lebaran nanti.
Bahkan jumlah wisatawan bisa berkali lipat dari lebaran tahun lalu, mengingat kali ini tidak ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dari pemerintah.
Karena itu ia mengimbau warga Bantul untuk menjadi tuan rumah yang baik dan ramah. “Berikan kesan terbaik bagi wisatawan supaya wisatawan nyaman berlibur di Bantul dan suatu saat kembali lagi ke Bantul,” ujarnya.
Joko berpesan agar masyarakat tidak menjadikan momen liburan lebaran ini sebagai aji mumpung untuk meraup keuntungan pribadi dengan menaikkan harga-harga makanan atau minuman atau suvenir lainnya yang di luar batas kewajaran karena dapat berdampak buruk bagi dunia pariwisata dan bisa merugikan masyarakat juga nantinya.
“Paling panting [liburan lebaran ini] jangan dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan yang tidak sesuai perundangan, misalkan orang Jawa bilang dituthuk regane, jangan sampai. Sewajarnya saja,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Haley Sacks, kreator keuangan bergelar miliuner, memilih menyewa rumah. Harga hunian dan pendapatan menjadi pertimbangan penting.
Simak daftar harga iPhone Duo 256 GB hingga 2 TB, pilihan warna, spesifikasi layar, kamera, dan informasi ketersediaannya di Indonesia.
Indonesia masuk lima besar negara dengan frekuensi mandi tinggi menurut Seasia Stats. Simak daftar 11 negara dan faktor yang memengaruhi kebiasaan mandi.
Simak jadwal tayang dan sinopsis lima film Indonesia terbaru pada Oktober-November 2026, dari Laut Bercerita hingga People Pleaser.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai kekalahan timnya atas Persik Kediri tak lepas dari faktor ketidakberuntungan dan kelengahan di lini pertahanan. Ia j