2.000 Karateka Siap Berlaga di YOT 2026, Diikuti Kontingen 3 Negara
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
Ilustrasi IKD./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menargetkan sedikitnya 25% warga di wilayahnya sudah terintegrasi di layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Program ini merupakan digitalisasi berbagai macam identitas melalui ponsel mulai dari KTP, KK, SIM dan lain sebagainya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengimbau kepada warga Bantul yang memiliki ponsel untuk mengunduh aplikasi IKD dan mendaftar.
“Target kita 25 persen warga sudah bisa mendaftar ke program IKD, kami akan perbanyak sosialisasi agar warga paham,” ujarnya Minggu (7/5/2023).
BACA JUGA: Mahasiswa Ramai-Ramai Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Dukcapil Goes to Campus UGM
Untuk tahap awal jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMD sudah mendaftar ke layanan itu. Bagi warga yang ingin mendaftar bisa mengunduh aplikasi KID dan meminta pendampingan kepada petugas Disdukcapil atau kapanewon untuk melakukan aktivasi.
“Sekarang kan eranya sudah digital semua dan tidak zaman lagi kemana-mana bawa banyak dokumen. Makanya yang punya smartphone bisa unduh dan mendaftar,” katanya.
Bambang menambahkan IKD tidak hanya memuat KTP saja. Akan tetapi dokumen lain seperti Kartu Keluarga, NPWP, BPJS, maupun kartu vaksin. Program ini dinilainya memudahkan administrasi warga yang selama ini kerap mengeluhkan tentang ribetnya administrasi kependudukan di Indonesia.
Dengan adanya IKD ke depan diharapkan tak ada lagi syarat administrasi dalam bentuk fotokopi dokumen. Pasalnya, seluruh dokumen kependudukan ada dalam satu genggaman.
Kendati demikian, masyarakat yang tidak memiliki gawai atau ponsel tidak perlu khawatir apabila tidak dapat mengakses IKD. Bagi masyarakat yang betul-betul belum dapat layanan itu tetap bisa menggunakan KTP atau dokumen fisik lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.
RSUD Kota Jogja menerapkan SERASI untuk mengintegrasikan pengadaan obat dan bahan medis habis pakai secara real-time.
Imigrasi Ngurah Rai mencegah WNA Australia berinisial BA meninggalkan Bali terkait kasus asusila di Kuta Utara, Badung.