Gudang Calon KDMP Gunungkidul Dibobol, Kerugian Capai Rp17,5 Juta
Gudang proyek calon KDMP di Mulo, Wonosari dibobol maling. Peralatan senilai Rp17,5 juta raib, polisi masih menyelidiki pelaku.
Tangki milik BPBD Gunungkidul pada saat menyalurkan bantuan air bersih ke salah satu bak penampungan air yang dimiliki warga Dusun Sumber, Planjan, Saptosari. Kamis (18/5/2023)./Istimewa-BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul terus memperluas layanan air bersih ke masyarakat. Salah satunya dengan memperluas jaringan layanan Sistem Penyediaan Air Minum Desa (Spamdes) di masyarakat. Hal itu dilakukan lantaran hingga sekarang masih ada warga yang kesulitan mengakses air bersih sehingga upaya perlauasan pelayanan terus dilakukan.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan total pagu anggaran yang disediakan untuk proyek Spamdes tersebut adalah sekitar Rp1 miliar.
Dia menjelaskan alokasi tersebut berasal dari dana talangan yang dibiayai oleh Pemkab. Kendati demikian, di akhir 2023 akan dimintakan pengganti ke Pemerintah Pusat.
“Kami talangi dulu, nanti setelah selesai programnya akan diganti oleh Kementerian Keuangan di akhir tahun,” kata Nanang, Minggu (21/5/2023).
BACA JUGA: Kemarau Baru Mulai, Warga Gunungkidul Sudah Ada yang Kesulitan Air Bersih
Menurut dia, pagu senilai Rp1 miliar dipergunakan untuk penambahan sambungan rumah baru di masyarakat. ditargetkan ada sekitar 500 sambungan ke rumah di sepuluh kalurahan.
“Sekarang masih dalam proses verifikasi calon penerima bantuan. Nantinya program diwujudkan ke bantuan sosial masyarakat untuk layanan air bersih dengan masing-masing sambungan rumah senilai Rp2 juta,” ujar dia.
Nanang menambahakan tidak semua kalurahan mendapatkan karena bansos hanya diberikan kepada kelompok pengelola Spamdes. Adapun salah satu syaratnya harus sudah memiliki sumber air baku.
Dia berharap dengan program bansos ini bisa memperkuat layanan air bersih di Gunungkidul. “Kami terus berupaya memberikan akses mudah bagi masyarakat guna mendapatkan kebutuhan air bersih,” katanya.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, hingga sekarang layanan air bersih masih ada kendala. Pasalnya, masih ada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya pada saat musim kemarau. “Kami terus mengalokasikan anggaran untuk droping, tapi ini hanya solusi sementara,” katanya.
Menurut dia, untuk memberikan kemudahan akses layanan air bersih, pemkab sudah memiliki sejumlah program. Salah satunya dengan optimalisasi pelayanan di PDAM maupun Spamdes.
Diharapkan dengan perluasan pelayanan maka jumlah warga yang kesulitan mendapatkan air bersih bisa berkurang. “Tentunya untuk bisa mewujudkannya juga butuh kerja sama lintas sektor,” katanya.
Direktur Umum PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, untuk perluasan layanan PDAM sudah merencanakan program optimalisasi sumber sungai bawah tanah. Setelah proses peningkatan kapasitas produksi di Sungai Bawah Tanah Seropan, hal yang sama juga dilakukan di Sungai Bawah Tanah Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari.
“Sudah kami petakan dan untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 40 liter per detik menjadi 140 liter per detik butuh biaya sekitar Rp45 miliar. Diharapkan dengan program ini bisa memperluas layanan di sisi barat Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gudang proyek calon KDMP di Mulo, Wonosari dibobol maling. Peralatan senilai Rp17,5 juta raib, polisi masih menyelidiki pelaku.
Ekspor DIY Mei 2026 naik tipis, industri pengolahan dominan. Simak data lengkap ekspor, impor, dan surplus neraca perdagangan terbaru.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani diperiksa KPK usai OTT. Simak kronologi kasus dan daftar lengkap OTT KPK sepanjang 2026 yang makin panjang.
RANS Entertainment resmi IPO dan langsung ARA di hari pertama. Simak kinerja saham, dana yang dihimpun, dan rencana ekspansi bisnisnya.
Kurs rupiah menguat tipis ke Rp18.065 per dolar AS. Simak faktor global dan domestik yang memengaruhi pergerakan rupiah hari ini.
Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Bank Jateng Borobudur Marathon