Kawasan Industri Piyungan Dilirik 7 Perusahaan, Statusnya Menggantung
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.
Peserta balap sepeda Tour d\'Indonesia melintasi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu siang (21/8/2019)./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pegoes dengan inisial MN, laki-laki, 55, warga Purbayan, Kotagede dilaporkan ambruk mendadak saat beraktivitas dengan sejumlah rekan-rekannya di Kaligatuk RT 03, Srimulyo, Piyungan, Bantul pada Kamis (1/6/2023) pagi.
Warga setempat Egik Syafrudin menjelaskan, wilayahnya memang kerap dilewati oleh para pesepeda saat hari libur. Korban kata dia dimungkinkan memang sengaja berolahraga melewati lokasi itu, namun nahas nyawanya tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.
BACA JUGA: Pegowes Meninggal, Seusai Sepeda Hilang Kendali dan Terperosok ke Jurang Piyungan
"Kejadian sekitar jam 10.00 Wib saya dilaporkan tetangga ada pesepeda yang ambruk," katanya.
Egik menyebut berdasarkan keterangan saksi mata, korban menang sudah terlihat lelah 100 meter sebelum ambruk di lokasi kejadian. Korban bersepeda dari arah selatan ke utara baru masuk jalan desa dari arah Pleret. Sesampainya di lokasi, korban langsung jatuh.
"Trek yang dilewati korban belum terlalu ekstrem, hanya datar seperti jalan biasa. Yang ekstrem dan menanjak itu malah satu km lagi dari lokasi kejadian," kata dia.
Menurut Egik, saat mendapat laporan dari tetangganya itu dia langsung menelepon istrinya yang merupakan seorang perawat. Ia memberikan resusitasi jantung paru (RJP) kepada korban sambil menghubungi SAR DIY wilayah Bantul. "Namun korban sudah tidak tertolong," ujarnya.
BACA JUGA: Ribuan Pegowes Seli Meriahkan J150K
Setengah jam kemudian personel SAR DIY Distrik Bantul datang ke lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit Permata Husada. Namun dokter menyatakan bahwa korban meninggal dunia dan tidak dapat tertolong.
Komandan SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto menyebut, warga sekitar dan rekan korban sudah memberikan pertolongan pertama kepada korban. Hanya saja nyawanya tidak dapat tertolong lagi.
"Infonya korban dan rekannya mau survey lokasi buat acara gowes. Keluarga korban sudah di rumah sakit dan kemungkinan ada riwayat sakit," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Pidato Prabowo di Senayan menyoroti capaian ekonomi, investasi, MBG, kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan setelah 21 bulan pemerintahan.
Sebanyak 17 pengurus PSI Gunungkidul pindah ke NasDem. Mereka mengaku kecewa setelah tak lagi masuk dalam kepengurusan baru PSI.