Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo mengalokasikan Rp3 miliar untuk peningkatan akses air minum layak yang mencakup kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan.
Staf Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Fino Rizki Mubarak mengatakan bahwa terdapat beberapa upaya peningkatan akses air minum layak seperti pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan, serta program hibah air minum perdesaan, dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
“Lingkup ketugasan kami ada di wilayah perdesaan. Kalau di wilayah perkotaan itu nanti wewenangnya PDAM,” kata Vino ditemui di kantornya pada Senin (19/6/2023).
Dia mengatakan SPAM memiliki beberapa sumber seperti mata air dan sumur. Air tersebut nanti akan ditampung di reservoir di ketinggian, lalu didistribusikan ke sambungan rumah rumah (SR). Guna menghindarkan dari bakteri yang mungkin memengaruhi kesehatan konsumen, maka air tersebut terlebih dahulu dicek di laboratorium.
BACA JUGA: PDAM: SPAM Kamijoro untuk Jaringan Air Bersih Ditunggu Warga di Kulonprogo Selatan
Tahun 2023, DPUPKP akan membangun SPAM jaringan perpipaan di Kapanewon Girimulyo, Samigaluh, dan Kalibawang dengan total Rp1.393 juta.
Sementara untuk program hibah air minum perdesaan ada sekitar empat belas kalurahan yang menjadi sasaran. Anggaran yang digunakan berasal dari APBD mencapai Rp2 miliar. Hanya saja APBD tersebut nantinya diganti oleh Pemerintah Pusat atau reimburse. “Kalau Pamsimas ada alokasi dari APBD sebesar Rp800 juta untuk dua kalurahan yaitu Banjaroyo dan Ngargosari,” katanya.
Tidak hanya itu, terdapat juga Dana Keistimewaan sebesar Rp2,17 miliar lebih untuk peningkatan akses air minum layak dengan sasaran kalurahan Hargotirto, Ngargosari, Purwosari, Pendoworejo, Banjararum.
“Kalau yang dari Danais itu usulan kami 10 kalurahan, tetapi hanya lima yang disetujui. Kalau tahun lalu malah dapat dari DAK juga untuk SPAM,” ucapnya.
Vino menegaskan DPUPKP akan terus memberikan pelayanan untuk peningkatan akses air minum layak setiap tahun. Kendati tidak memiliki target pembangunan, namun peningkatan akses tersebut telah termuat dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Penyehatan Lingkungan DPUPKP Kulonprogo, Silvi Irvi Yanti mengatakan bahwa pembangunan SPAM jaringan perpipaan tersebut segera dimulai. Nantinya SPAM tersebut akan dikelola secara mandiri oleh penerima manfaat atau warga sekitar.
“Baru mulai pembangunan SPAM. Perjanjian kerja samanya baru ditanda tangani awal Mei 2023. Itu nanti swakelola masyarakat,” kata Silvi dihubungi pada Senin (19/6/2023).
Silvi menegaskan tugas utama DPUPKP adalah untuk meningkatkan akses air minum aman dan layak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.