Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi Hotel - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Libur panjang Iduladha 1444 Hijriah akhir pekan ini, tingkat okupansi hotel di wilayah Sleman meningkat. Secara merata, tingkat keterisian hotel di Sleman rata-rata mencapai 70%-75%.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman, Joko Paromo, menjelaskan mulai Rabu-Jumat (28-30/6/2023), okupansi hotel meningkat. “Okupansinya bagus, rata-rata hotel di daerah Sleman, okupansinya mencapai 70 sampai 75 persen,” ujarnya, Jumat (30/6/2023).
Peningkatan okupansi ini menurutnya cukup signifikan. Tingginya okupansi ini juga tidak terduga, karena kebanyakan reservasi kamar hotel dilakukan last minute atau mendekati hari H. “Sehari sebelum, ada hari H baru mencari hotel,” kata dia.
BACA JUGA: 4 Hotel Kapsul Murah dan Mewah di Seputaran Malioboro
Angka ini di luar prediksi PHRI karena pada momentum libur panjang ini hanya diperkirakan okupansi rata-rata hanya 30%. “Prediksi kami menurun, jadi ini dibalik, malah lebih bagus. 28, 29, 30 [Juni], sampai Minggu [2/7/2023) itu baru check out,” ujar dia.
Adapun lama tinggal para tamu hotel tersebut menurutnya rata-rata 2-3 malam untuk menghabiskan libur panjang termasuk liburan sekolah. Kondisi ini terjadi merata hampir di setiap hotel di Sleman. “Merata untuk hotel hampir sama,” katanya.
Pengelola objek wisata Tebing Breksi, Widyanto Kholiq, menuturkan pada libur panjang kali ini tingkat kunjungan justru menurun dibanding akhir pekan biasanya. Hal ini dikarenakan tidak adanya wisatawan rombongan yang menggunakan bus.
Wisatawan yang datang menurutnya didominasi oleh kelompok kecil menggunakan mobil pribadi. “Sampai hari ini yg meningkat kunjungan mobil pribadi atau keluarga. Secara umum menurun karena kunjungan rombongan dnegan bus berkurang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.