Kemarau Ganggu Budidaya Ikan di Sleman, Panen Perlu Diatur
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
Tangkapan layar Briefing Media, Kongkow Bareng Masyarakat Sipil menuju WPS High Level Meeting, Minggu (2/7/2023)./Harian Jogja-Stefani Yuliandriani
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam rangka menyambut Forum Tingkat Tinggi Perempuan, Perdamaian dan Keamanan atau Women, Peace, and Security (WPS) High Level Meeting 2023, sejumlah masyarakat sipil di Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) akan menyelenggarakan forum side event bertajuk Building Resilient Communities: Applying an Intersectional Perspective in The Regional Plan of Action on Women, Peace, and Security di Jogja, pada 4-5 Juli 2023.
Direktur Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, Ruby Kholifah menilai forum tersebut penting dalam keketuaan Indonesia dalam ASEAN tahun ini. “Ini akan menunjukkan bahwa Indonesia [merupakan] negara yang berkomitmen terhadap demokrasi, juga secara praktek nyata Indonesia sangat dapat menjadi teladan bagimana civic peace dipertahankan dan masyarakat sipil memiliki ruang yang besar di dalam proses pengambilan kebijakan,” katanya dalam Briefing Media, Kongkow Bareng Masyarakat Sipil menuju WPS High Level Meeting, Minggu (2/7/2023).
Dia menyampaikan pada 2000, saat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) mengadopsi resolusi 1325 tentang Women Peace and Security, situasi yang paling dominan saat itu adalah situasi perang dan konflik bersenjata di berbagai dunia.
“Maka warna dari resolusi 1325 sangat lekat sekali dengan tuntutan bagaimana inklusi perempuan ada pada pencegahan dan seluruh aspek penanganan konflik apapun jenis konfliknya, khususnya konflik bersenjata wajib untuk melibatkan perempuan,” katanya.
BACA JUGA: Negara Asean Berkumpul di Jogja Bahas Standardisasi Produk
Kemudian, menurut Ruby, Indonesia dan Filipina telah mengadopsi resolusi 1325 dan menjalankannya dengan inklusi masyarakat sipil. “Proses yang dipakai oleh Pemerintah Filipina maupun Indonesia cukup terbuka, meskipun hanya Indonesia yang saat ini dianggap implementasinya cukup konsisten karena didukung dengan kondisi sosial politik yang lumayan stabil dibandingkan dengan Filipina, sehingga ada banyak agenda women, peace, and security yang terpuruk,” katanya.
ASEAN kemudian mengadopsi regional plan of action tentang women, peace and security pada 5 Desember 2022. Menurutnya, pengadopsian tersebut sebagai upaya ASEAN agar resolusi tersebut dapat diimplementasikan di tingkat nasional. Menurutnya, dalam pengaplikasian resolusi tersebut, yang paling berat yakni keterbukaan atau inklusi dalam prosesnya pengimplementasiannya.
“Dalam keketuaan Indonesia dalam ASEAN tahun ini Indonesia ingin menunjukkan bahwa proses inklusi yang selama ini dijalankan dalam konteks implementasi resolusi 1325 ingin dibawa dalam ranah yang lebih luas dengan memberikan contoh nyata dan ruang keterlibatan masyarakat sipil khususnya yang bekerja di wilayah pencegahan dan penanganan konflik ada di dalam pengambilan keputusan di event-event ASEAN, salah satunya WPS High Level Meeting tahun ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 25 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.