Jumlah Warga Lansia Kota Jogja 16%, Aktivitas dan Kesehatan Jadi Perhatian
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Ilustrasi anak sekolah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Memasuki masa Tahun Ajaran Baru, sejumlah sekolah menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya melarang adanya perpeloncoan selama MPLS.
“MPLS merupakan kegiatan sekolah sehingga menjadi tanggung jawab kepala sekolah. Dalam surat edaran yang sudah kami sampaikan dijelaskan tidak ada perpeloncoan. Tidak ada perpeloncoan tetapi pembinaan, pengenalan lingkungan sekolah, visi misi sekolah,” katanya, Senin (10/7/2023).
Didik menyampaikan surat edaran kepada sejumlah sekolah telah disampaikan menjelang kegiatan MPLS. Menurut Didik surat edaran tersebut pun diberikan untuk menghindari adanya perpeloncoan selama MPLS.
BACA JUGA: Fantastis, Pengemis di Malioboro Sepekan Bisa Dapat Rp27 Juta
“Kami sudah mengeluarkan surat edaran, kemudian MPLS ini bukan arena untuk melakukan perpeloncoan dan misalnya kakak kelas melakukan perpeloncoan itu sudah lama kita tinggalkan jangan sampai ada lagi. Sehingga bagaimana menciptakan suasana di sekolah antara adik kelas dan kakak kelas menjadi lebih harmonis lebih akrab dan tentunya mbangun ekosistem di sekolah itu menjadi nyaman untuk belajar,” katanya.
Menurutnya dalam surat edaran tersebut disampaikan imbauan agar kegiatan MPLS diisi dengan kegiatan yang mendidik.
“Dalam seminggu ini kegiatan siswa baru dimulai dengan MPLS, kami sudah mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan MPLS. Kami harapkan MPLS diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif, tidak boleh kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan, atau membawa sesuatu yang tidak masuk akal,” katanya.
Didik pun bekerja sama dengan pihak sekolah, kepolisian dan kejaksaan untuk memastikan siswa tertib lalu lintas. “Dengan kepolisian kita bekerjasama terkait dengan masalah lalu lintas supaya mereka kalau ke sekolah belum memiliki SIM jangan menggunakan motor dulu, misalnya,” katanya.
Selain itu pihak sekolah bekerja sama dengan kejaksaan dan sejumlah instansi terkait lainnya untuk memberikan penguatan kepada siswa-siswa baru antara lain mengenai kesehatan, kebudayaan dan bahaya narkoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.