Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Bendera Merah Putih - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kulonprogo sedang membagi bendera merah putih yang totalnya mencapai ratusan lembar menjelang hari kemerdekaan Indonesia. Pembagian tersebut selain menindaklanjuti surat edaran dari Pemerintah Pusat, juga menjadi wujud semangat kemerdekaan.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesbangpol Kulonprogo, Elda Triwahyuni mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran dari Pemerintah Pusat terkait gerakan pembagian bendera.
“Gerakannya mulai tahun kemarin. Leading sector nya kami di Badan Kesbangpol. Kami mengatur pembagian bendera oleh tiap OPD dan kalurahan. Tapi kami juga membagi bendera dan ini sudah berjalan. Target kami 100 bendera,” kata Elda, Rabu (12/7/2023).
Elda menambahkan tidak ada target bendera yang harus dibagikan oleh tiap OPD seperti tahun lalu mengingat bendera tersebut berasal dari OPD sendiri. Kendati sifatnya imbauan, namun pembagian tersebut tetap dipantau oleh Pusat melalui laporan dokumentasi Badan Kesbangpol.
“Tidak ada target untuk tiap OPD dan kalurahan. Sifatnya juga partisipasi, tentunya belum ada rencana anggaran sebelumnya untuk bendera itu. Semampunya saja. Tapi ya dilaksanakan. Bukan pekerjaan berat juga. Saat ini kami sudah menerima laporan dari Disdikpora yang akan membagikan sepuluh bendera,” katanya.
Jelas Elda, pemberian bendera kepada masyarakat tidak mampu sebenarnya sudah diamanatkan dalam Undang-undang RI 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dalam Pasal 7 UU tersebut, dikatakan bahwa dalam rangka pengibaran bendera negara di rumah, pemerintah daerah memberikan Bendera Negara kepada warga negara Indonesia yang tidak mampu.
“Tapi kemudian, terus terang saja, kami tidak punya data terkait jumlah warga yang tidak punya bendera merah putih,” katanya.
Dari pembagian bendera, Elda berharap setidaknya ada 1.000 lembar bendera merah putih yang dibagikan oleh OPD.
Lebih jauh, Elda mengatakan rangkaian hari kemerdekaan Indonesia dilakukan oleh tiap OPD. Badang Kesbangpol hanya menjadi leading sector untuk pembagian bendera dan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).
"Rangkaiannya diampu tiap OPD. Kalau kami sendiri hanya mengurus pemberian bendera dan paskibraka,” katanya. Pengibaran bendera merah putih tanggal 17 Agustus 2023 akan dilakukan di Alun-alun Wates, Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor