Pembangunan Rusun ASN Sleman Terganjal Masalah Lahan
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
Bendera Merah Putih - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kulonprogo sedang membagi bendera merah putih yang totalnya mencapai ratusan lembar menjelang hari kemerdekaan Indonesia. Pembagian tersebut selain menindaklanjuti surat edaran dari Pemerintah Pusat, juga menjadi wujud semangat kemerdekaan.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesbangpol Kulonprogo, Elda Triwahyuni mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran dari Pemerintah Pusat terkait gerakan pembagian bendera.
“Gerakannya mulai tahun kemarin. Leading sector nya kami di Badan Kesbangpol. Kami mengatur pembagian bendera oleh tiap OPD dan kalurahan. Tapi kami juga membagi bendera dan ini sudah berjalan. Target kami 100 bendera,” kata Elda, Rabu (12/7/2023).
Elda menambahkan tidak ada target bendera yang harus dibagikan oleh tiap OPD seperti tahun lalu mengingat bendera tersebut berasal dari OPD sendiri. Kendati sifatnya imbauan, namun pembagian tersebut tetap dipantau oleh Pusat melalui laporan dokumentasi Badan Kesbangpol.
“Tidak ada target untuk tiap OPD dan kalurahan. Sifatnya juga partisipasi, tentunya belum ada rencana anggaran sebelumnya untuk bendera itu. Semampunya saja. Tapi ya dilaksanakan. Bukan pekerjaan berat juga. Saat ini kami sudah menerima laporan dari Disdikpora yang akan membagikan sepuluh bendera,” katanya.
Jelas Elda, pemberian bendera kepada masyarakat tidak mampu sebenarnya sudah diamanatkan dalam Undang-undang RI 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dalam Pasal 7 UU tersebut, dikatakan bahwa dalam rangka pengibaran bendera negara di rumah, pemerintah daerah memberikan Bendera Negara kepada warga negara Indonesia yang tidak mampu.
“Tapi kemudian, terus terang saja, kami tidak punya data terkait jumlah warga yang tidak punya bendera merah putih,” katanya.
Dari pembagian bendera, Elda berharap setidaknya ada 1.000 lembar bendera merah putih yang dibagikan oleh OPD.
Lebih jauh, Elda mengatakan rangkaian hari kemerdekaan Indonesia dilakukan oleh tiap OPD. Badang Kesbangpol hanya menjadi leading sector untuk pembagian bendera dan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).
"Rangkaiannya diampu tiap OPD. Kalau kami sendiri hanya mengurus pemberian bendera dan paskibraka,” katanya. Pengibaran bendera merah putih tanggal 17 Agustus 2023 akan dilakukan di Alun-alun Wates, Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Pembangunan TPR Tepus Gunungkidul mulai berjalan dengan kontrak Rp728,1 juta. Sementara TPR JJLS masih menggunakan bangunan lama.
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor dan rujab Bupati Gowa terkait dugaan pemerasan, pungli, gratifikasi PBG 2025-2026 dan TPPU.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.