Malioboro Dipadati 305 Ribu Wisatawan Saat Libur Sekolah
Libur sekolah membuat kunjungan Malioboro menembus 305 ribu orang dalam 10 hari. Lonjakan wisatawan turut meningkatkan volume sampah harian.
Pengemudi melintasi Tol Jogja Solo yang dibuka fungsional di Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/4/2023)./Antara-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA—Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Rachmat Jesiman Putra mengatakan hingga saat ini progres pembebasan lahan di Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo untuk Seksi 1 Paket 1.1 telah mencapai 98%.
"Ditargetkan pembebasan lahan itu akan rampung sekitar Desember 2023 atau awal Januari 2024," kata dia, Senin (31/7/2023).
Kabag Humas Biro Umum, Humas dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji menyampaikan penetapan lokasi yang akan digunakan untuk jalan tol tersebut telah dilakukan di Kabupaten Sleman dan Bantul yang secara teknis dalam tim persiapan telah dilakukan sosialisasi, pendataan awal, konsultasi publik, serta pengumuman penyelenggaraan konsultasi publik di kalurahan yang bersangkutan.
Kemudian menurut Ditya sebelumnya Direktorat Jenderal Bina Marga [Dirjen Bina Marga], Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat [PUPR] telah bersurat kepada Gubernur DIY untuk dikeluarkan IPL.
“Surat permohonan hal percepatan IPL oleh Direktorat Jenderal Bina Marga [Dirjen Bina Marga], Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat [PUPR] kepada Gubernur [DIY], Tim Persiapan melaksanakan percepatan IPL terhadap kabupaten yang telah selesai pentahapan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) DIY selaku Ketua Tim Persiapan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi Jogja-Kulonprogo, Beny Suharsono menyampaikan IPL telah dikeluarkan lokasi yang akan digunakan untuk jalan tol di Kabupaten Sleman dan Bantul pada 28 Juli 2023.
“Kami beritahukan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR akan melaksanakan pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi Jogja-Kulonprogo di Kabupaten Sleman dan Bantul,” katanya.
BACA JUGA: Pemda DIY Tetapkan IPL Tol Jogja-Solo Seksi 3
IPL yang telah dikeluarkan ditujukan untuk tanah yang ada di 10 kalurahan di Kabupaten Sleman dan 2 Kalurahan di Kabupaten Bantul
Di Kabupaten Sleman ada Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati; Kalurahan Trihanggo, Kalurahan Nogotirto, Kalurahan Banyuraden, Kalurahan Ambarketawang, Kalurahan Balecatur yang semua ada di Kapanewon Gamping; Kalurahan Sidoarum, Kalurahan Sidomulyo, Kalurahan Sidokarto yang semuanya ada di Kapanewon Godean; serta Kalurahan Sumberrahayu, Kapanewon Mlati.
Kemudian di Kabupaten Bantul ada di Kalurahan Agromulyo dan Kalurahan Arogosari yang semuanya ada di Kapanewon Sedayu. “Perkiraan luas tanah yang dibutuhkan seluas kurang lebih 159,053 hektare,” katanya.
Menurut Beny rencana jangka waktu pembangunan jalan tol tersebut akan dilaksanakan selama kurang lebih 36 bulan setelah tahap pelaksanaan selesai dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur sekolah membuat kunjungan Malioboro menembus 305 ribu orang dalam 10 hari. Lonjakan wisatawan turut meningkatkan volume sampah harian.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Jumat 10 Juli 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips agar tak kehabisan tiket, dan alasan Prameks jadi favorit.
Pemkot Jogja meminta masyarakat menjaga water station di Malioboro setelah sejumlah unit rusak akibat disalahgunakan. Edukasi pengguna dan perbaikan fasilitas.
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Pemkab Bantul mengusulkan sekitar 1.000 rumah tidak layak huni kepada Kementerian PKP untuk mendapat bantuan rehabilitasi pada 2027. Sebanyak 500-600 unit.
Perawatan paliatif bantu pasien kronis tetap nyaman meski tak sembuh. Namun, lebih dari 90% pasien di Indonesia belum mendapat layanan ini.