Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang pria ditangkap Polsek Tempel Sleman akibat ulahnya yang diduga hendak melakukan kejahatan jalanan, Selasa (1/8/2023) malam. Dari tangan pria tersebut, polisi mendapatkan dua botol miras dan sebilah pedang.
Kapolsek Tempel, AKP Luki Dariyawan, menjelaskan pria tersebut berinisial AYN, 26, warga asal Salam, Magelang. Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan kejahatan jalanan di Jalan Tempel-Seyegan, Kalurahan Tambakrejo, Tempel, sekitar pukul 21.30 WIB.
BACA JUGA : Polisi Bantul Tangkap Dua Pelajar Pelaku Kejahatan Jalanan
Ia menceritakan kronologi kejadian yakni ketika AYN bersama seorang temannya menggunakan motor hendak mencari rumah temannya. Namun di TKP, keduanya mengalami kecelakaan tunggal. “Warga pun menolong. Saat ditolong tersebut, pelaku ditemukan telah membawa sebilah pedang lengkap dengan sarungnya,” ujarnya, Rabu (2/8/2023).
Pedang sepanjang 50 cm tersebut dimasukkan dalam celana di perutnya. Selain pedang, warga juga menemukan dua botol miras yang dibawa pelaku di saku jaketnya. Karena terluka cukup serius, korban dibawa warga ke RSUD Sleman untuk opname.
BACA JUGA : Sultan Jogja soal Kejahatan Jalanan: Orang Tua Harus Dialog dengan Anak
Sedangkan sepeda motor dan sebilah pedang serta dua botol yang diduga miras diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tempel untuk dilakukan penyelidikan. “Dari pengakuan pelaku, motif menguasai dan membawa senjata tajam untuk berjaga-jaga dijalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.