Gunungkidul Dapat Rp8 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Proses pembangunan jalur alternative Gunungkidul-Sleman di ruas Bobung hingga Kedungkandang di Kalurahan Putat, Patuk. Foto diambil Selasa (1/8/2023). Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan jalan alternatif Gunungkidul-Sleman di ruas Bobung di Kalurahan Putat dengan Kedungkandang di Kalurahan Nglanggeran terus dikerjakan. Proses pengerjaan dinilai berjalan baik sehingga target selesai di akhir tahun dapat terpenuhi.
Pantauan Harianjogja.com, proses pengerjaan terus dilakukan. Sejumlah alat berat diterjunkan untuk proses pemerataan jalan. Lalu lalang truk pengangkut tanah uruk masuk lokasi juga seringkali terlihat. Selain itu, juga ada proses pengerjaan jembatan di Kedungkandang dan Bobung.
Lurah Nglanggeran, Widada mengatakan, pembangunan jalan baru masih terus dikerjakan hingga sekarang. Desain jalan juga sudah mulai terlihat dan diharapkan bisa segera dirampungkan. "Memang masih proses, tapi perkembangan pembangunan sudah mulai terlihat,” katanya, Rabu (2/8/2023).
BACA JUGA: Tanggapi Umpatan Rocky Gerung, Jokowi: Aah Itu Hal-hal Kecil..
Menurut dia, pembangunan jalan tidak hanya mempermudah akses antara Gunungkidul dengan Sleman. Pasalnya, jalur baru ini juga akan memberikan dampak terhadap pengembangan wisata di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran.
Jalan yang dibangun dinilai lebih representative karena lebih lebar dibandingkan jalan lama. Di sisi lain, jalur yang dilewati juga lebih datar.
Kondisi ini berbeda dengan jalur lama yang memiliki tanjakan yang ekstrem sehingga pengendara khususnya yang masuk dari sisi selatan ke Gunung Api Purba Nglanggeran harus berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan.
“Saya yakin bus besar bisa masuk. Apalagi sekarang juga dibangun tempat parkir. Jadi, jalan baru ini sangat memudahkan pengunjung yang akan berwisata ke kawasan Nglanggeran,” katanya.
Kepala Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Peruamah dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri mengatakan, jalur alternative Gunungkidul-Sleman masih ada dua ruas yang dikerjakan. Ruas ini meliputi Bobung-Kepil dan Kepil-Kedungkandang.
“Ditarget selesai akhir tahun ini,” katanya.
BACA JUGA: Pemda DIY Bantah akan Mengirimkan 6.000 Warga Jogja ke Ibu Kota Nusantara
Total pembangunan dua ruas ini menelan biaya sekitar Rp99,2 miliar. Kwaryantini terus memantau proses pengerjaan dan perkembangannya berjalan dengan baik sehingga optimitis dapat selesai tepat waktu.
“Dua ruas ini juga dibangun dua jembatan. Sekarang masih dalam proses konstruksi,” katanya.
Menurut dia, dengan selesainya dua ruas ini, maka jalur alternatif Gunungkidul-Sleman sudah benar-benar bisa tersambung. “Setelah itu menyelesaikan ruas di Kabupaten Sleman.
“Untuk di Sleman, sejauh ini sedang indetifikasi lahan yang dibebaskan untuk ruas jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Gen Z mulai tertarik pada aplikasi pengirim pesan yang sengaja memperlambat komunikasi dengan konsep merpati virtual. Apa alasannya?
Jay Idzes dinyatakan pulih sepenuhnya dan bisa dimainkan Sassuolo saat menghadapi Torino pada pekan kedua Liga Italia 2026-2027.
Marco Bezzecchi menjadi yang tercepat di FP2 MotoGP Aragon 2026 setelah mengalahkan Marc Marquez. Simak hasil lengkap 10 besar.
Truk dump terperosok ke parit di Jalan Magelang, Triharjo, Sleman setelah diduga sopir kehilangan konsentrasi. Dua korban yang sempat terjepit berhasil dievakua
Taylor Swift menyumbang Rp887 juta untuk membantu Ashley Taunton, ibu yang tertabrak mobil saat menolong korban kecelakaan di tengah hujan deras.