Angka Stunting Sleman Turun Jadi 4,04%, Ini Dua Inovasi Barunya
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
Pelabuhan Tanjung Adikarto./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Tanjung Adikarta yang semula didesain sebagai pelabuhan penangkapan ikan mangkrak sejak proyek itu dimulai pada 2007 silam. Agar proyek tersebut dapat digunakan, Pemda DIY menggagas pemanfaatannya sebagai pusat pembenihan beberapa waktu lalu. Meski begitu, rencana tersebut masih terus dikaji.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY, Tri Saktiyana menyampaikan pemanfaatan Tanjung Adikarto sebagai pusat perbenihan masih dalam tahap kajian. Menurutnya endapan pasir yang ada di lokasi tersebut menjadi kendala.
“Kami pantau bersama Tanjung Adikarto untuk pelabuhannya sudah dibangun cukup lama, tetapi belum aktif seperti yang diharapkan, karena endapan pasirnya sangat mengganggu,” katanya, Minggu (6/8/2023).
Untuk mengatasinya, kata Tri, adalah dengan mengeruk pasir pantainya. Namun, hal ini memerlukan biaya yang cukup besar, sehingga solusinya adalah dengan menjual pasir pantai yang telah dikeruk tersebut.
“Dengan demikian, kami tidak bisa mengoperasikan pelabuhan dengan biaya pengerukan pasir [yang tinggi]. Kemudian, kalau kami keruk [tidak dijual], pasirnya akan ditaruh mana, kalau ditempatkan di situ [area sekitar Tanjung Adikarta] banyak sekali,” katanya.
BACA JUGA: Dibangun sejak 2007, Tanjung Adikarta Masih Saja Mangkrak
Hingga saat ini menurut Tri regulasi terkait dengan jual beli pasir pantai masih belum pasti, sehingga jual beli pasir belum dapat dilakukan.
Lagipula, sejak awal Tanjung Adikarta dibangun, peruntukannya adalah sebagai pelabuhan penangkapan ikan, sehingga apabila pemanfaatannya diubah menjadi pusat perbenihan, harus menunggu kebijakan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat.
Menurutnya, dengan didesain sebagai pelabuhan penangkapan ikan, sehingga pelabuhan tersebut seringkali ada air laut dan air tawar yang bercampur, sehingga perlu dikaji ikan apa yang cocok dengan kondisi air seperti itu. “Iya [dikaji] ikan yang cocok, dan treatment airnya seperti apa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
Tecno Megabook K15S hadir di Indonesia dengan Ryzen 5 7430U, layar 15,6 inci, baterai 70 Wh, dan harga mulai Rp8,59 juta.
Volkswagen dikabarkan berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030. Serikat IG Metall mengancam mogok mulai 2027.
Danantara mengakuisisi hotel dan lahan di Makkah. Komnas Haji berharap investasi ini meningkatkan layanan sekaligus menekan biaya haji dan umrah.
Jenazah Anggota VI BPK RI Fathan Subchi diperkirakan tiba di Jakarta pada Senin, lalu disemayamkan di Kantor BPK dan rumah duka di Condet.
Polri menetapkan 256 tersangka kasus karhutla yang membakar 35.390,99 hektare lahan. Penindakan menyasar pelaku perorangan dan korporasi.