25 SSB Ramaikan Liga Anak Sleman, Kompetisi Berakhir Januari 2027
Sebanyak 25 SSB mengikuti Liga Anak Sleman 2026 untuk kelompok U-10 dan U-12. Kompetisi berlangsung hingga sekitar 10 Januari 2027.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPA Piyungan, beberapa waktu lalu. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Pemkot Jogja masih harus putar otak untuk masalah pembuangan sampah yang dihasilkan masyarakat perkotaan. Produksi sampah Kota Jogja rerata 240-250 ton per hari, sedangkan kuota pembuangan ke TPA Piyungan Transisi Tahap 2 dibatasi maksimal 210 ton per hari.
Pembatasan ini ditetapkan Pemda DIY untuk memperpanjang Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan alias TPA Piyungan.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Ahmad Haryoko menyampaikan Pemda DIY telah menyampaikan kuota sampah bagi Kota Jogja sekitar 210 ton per hari yagn dapat dibuang ke TPST Piyungan Transisi Tahap 2.
“Jadi memang kuota kami sesuai dengan DLH DIY hanya 210 per hari ke TPA Piyungan, untuk mencapai itu kita lakukan upaya pengurangan dan pemilah,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Senin (14/8/2023).
BACA JUGA: Pemotor Meninggal Usai Terajatuh di Dekat Selokan Mataram
Sementara menurut Haryoko volume sampah Kota Jogja setiap harinya sekitar 240-250 ton per hari. Sisa sampah yang tidak bisa dibuang ke TPST Piyungan Transisi Tahap 2 menurut Haryoko akan diolah di Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) Nitikan.
“Kami lakukan upaya pengolahan sampah di TPS3R sekitar 20-30 ton per hari sekitar Oktober 2023,” katanya.
Menurut Haryoko, TPS3R Nitikan saat ini hanya dapat mengolah sekitar 10-15 ton sampah sehari. Agar sisa sampah yang tidak dapat dibuang ke TPST Piyungan Transisi Tahap 2 dapat terolah, maka menurutnya optimalisasi TPS3R Nitikan terus dilakukan dengan penataan lahan yang ada.
Menurut Haryoko saat ini Pemkot Jogja memiliki 2 Gibrik yang masing-masing dapat mengolah sampah hingga maksimal 10 ton sampah perhari. Dengan dua alat tersebut serta beberapa gibrik dengan kapasitas yang lebih kecil, maka Haryoko percaya TPS3R Nitikan dapat mengolah sampah hingga 30 ton per hari.
Meskipun alat tersebut sudah ada, namun menurut Haryoko selama ini belum digunakan karena lahan di TPS3R Nitikan belum tertata. Sehingga menurut Haryoko, penataan lahan tengah dilakukan hingga September 2023, agar pada Oktober 2023, TPS3R Nitikan dapat beroperasi secara optimal.
Haryoko pun berharap TPA Piyungan Transisi Tahap 2 dapat mulai digunakan sesuai surat edaran dari Sekda DIY beberapa waktu lalu. “Sesuai dengan surat itu 5 September mereka akan membuka normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 25 SSB mengikuti Liga Anak Sleman 2026 untuk kelompok U-10 dan U-12. Kompetisi berlangsung hingga sekitar 10 Januari 2027.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.
Pengiriman PC global turun 21% pada kuartal III 2026. Lenovo masih memimpin, sedangkan Apple dan Asus mencatat kenaikan pangsa pasar.
Beasiswa WIMAYA 2026 UPN Veteran Yogyakarta menawarkan Rp250.000 per bulan. Cek syarat, dokumen, dan cara daftar sebelum 25 Oktober.