Gunung Ibu Erupsi Lagi, Radius Aman Diperluas 3,5 Km
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Kebakaran lahan/hutan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Edukasi agar masyarakat tidak bakar sampah, terus digencarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul. Hal ini untuk mencegah meluasnya kejadian kebakaran lahan.
"Edukasi ke masyarakat sudah selalu dilakukan, melalui sosialisasi, juga pelatihan-pelatihan selalu kami sampaikan," kata Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah, Selasa (22/8/2023).
Menurut dia, kejadian kebakaran lahan pada musim kemarau ini cenderung meningkat jumlahnya. Faktor penyebab kebakaran tertinggi karena kelalaian saat pembakaran sampah yang merembet ke lahan. Pada bulan ini, kata dia, hingga 10 Agustus tercatat 14 kejadian kebakaran.
Data kejadian terus bertambah dan kejadian terakhir kebakaran lahan dilaporkan pada Senin (21/8/2023) yaitu kebakaran hutan di wilayah Dusun Nawungan, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul. Meski demikian, kebakaran hutan seluas tujuh hektare itu belum diketahui penyebabnya.
Sebagai instansi pemerintah yang memiliki fungsi dalam penanggulangan kejadian kebakaran lahan, BPBD hanya berwenang memberikan imbauan dan penanganan.
BACA JUGA: Daftar 50 Lokasi Bank Sampah di Wilayah Sleman
"Ya kalau penindakan, ranahnya lembaga samping. Kalau kami lebih ke imbauan dan penanganan kejadiannya [bakar sampah yang berbuntut kebakaran lahan]. Jadi ya, kembali ke pribadi masyarakat juga," katanya.
Pihaknya, kata dia, juga memberi pelatihan kepada masyarakat tentang penanganan kejadian kebakaran lahan pada tahap api awal, yang dilakukan hampir setiap seminggu sekali disela kegiatan edukasi dan sosialisasi bersama komunitas sukarelawan.
BPBD Bantul juga mengajak masyarakat untuk mencegah kejadian kebakaran lahan dengan menghindari pembukaan lahan dengan cara pembakaran pohon, kayu, dan rumput yang sudah lapuk.
Selain itu, kata dia, berikan jarak pada benda yang mudah terbakar apabila memasak dengan tungku kayu atau tradisional agar tidak terjadi perambatan api. "Kepada masyarakat agar saling menjaga lingkungan [dengan tidak bakar sampah yang berbuntut pada kebakaran lahan] dan mengingatkan antarkeluarga maupun tetangga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.