Srandakan Dorong Kalurahannya Jadi Mandiri Budaya

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Kamis, 24 Agustus 2023 22:57 WIB
Srandakan Dorong Kalurahannya Jadi Mandiri Budaya

Penampilan tari tradisional dalam sarasehan Menuju Srandakan Mandiri Budaya, di Pendopo Kalurahan Poncosari, Kamis (24/8/2023)/ist Pemkab Bantul

Harianjogja.com, BANTUL—Kapanewon Srandakan menggelar sarasehan budaya dengan tajuk Menuju Srandakan Mandiri Budaya, di Pendopo Kalurahan Poncosari, Kamis (24/8/2023). Sarasehan ini bertepatan dengan 11 tahun Undang-Undang Keistimewaan Jogja.

Panewu Srandakan, Sarjiman, menjelaskan Poncosari memiliki banyak potensi yang dapat membawa wilayah ini menjadi Desa Mandiri Budaya. “Potensinya banyak, baik dari segi budaya, adat istiadat, hingga potensi alam,” katanya.

BACA JUGA: 30 Kalurahan di Bantul Sudah Mampu Mengolah Sampah Mandiri

Adapun saat ini kalurahan Poncosari telah ditetapkan sebagai Desa Maritim karena kekayaan potensinya di sektor maritim. “Potensi-potensi yang dimiliki inilah yang jadi penopang kemandirian desa budaya,” ungkapnya.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, mengatakan kegiatan ini memiliki andil dalam menguatkan keistimewaan DIY. “Harapannya kita sebagai warga DIY akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang muaranya adalah membangun kesejahteraan melalui keistimewaan,” paparnya.

Trimurti dan Poncosari, dua kalurahan di Srandakan, telah menjadi teladan berkaitan dengan penguatan kebudayaan, adat istiadat, serta keistimewaan. Selain itu, Srandakan juga tergolong kondusif. “Karena tidak pernah terjadi persoalan yang menyangkut gesekan horizontal,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online