Bikin Geger karena Dikira Edarkan Uang Palsu di Gunungkidul, Perempuan Ini Ternyata Bayar Pakai Uang Mainan

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 05 September 2023 17:27 WIB
Bikin Geger karena Dikira Edarkan Uang Palsu di Gunungkidul, Perempuan Ini Ternyata Bayar Pakai Uang Mainan

Kapolsek Semanu AKP Pudjijono saat melihatkan uang mainan yang dibawa oleh T ke Pasar Munggi, Semanu. Selasa (5/9/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Munggi di Kalurahan Semanu, Semanu, sempat geger dengan dugaan peredaran uang palsu di Pasar Munggi, Selasa (5/9/2023) pagi. Seorang perempuan berinisial T, 50, asal Semarang, Jawa Tengah ditangkap.

Jajaran Polsek Semanu kemudian memastikan T tidak membawa uang palsu, melainkan uang mainan. Kapolsek Semanu, AKP Pudjijono, mengatakan warga sempat karena T membawa banyak uang dan membelanjakannya di pasar.

“Yang dibawa banyak ada pecahan Rp100.000, Rp75.000, dan lain sebagainya,” katanya kepada wartawan, Selasa siang.

T ternyata mengalami gangguan jiwa karena saat ditanya, dia menjawab dengan tidak nyambung.

Ngelantur jawabnya,” kata Pudjijono.

BACA JUGA: Jembatan Srandakan 3 Mulai Dikerjakan Oktober Tahun Ini

T tidak membawa kartu identitas dan hanya mengaku berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Polsek kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Gunungkidul. “Setelah diperiksa, T dibawah ke Rumah Singgah Dinas Sosial P3A Gunungkidul,” katanya.

Meski demikian, ia berharap kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai peredaran uang palsu. Pada saat bertransaksi, ia meminta agar jeli dan teliti sehingga tidak mudah tertipu.

“Ada caranya untuk membedakan mana uang asli atau palsu. Jadi, jangan terburu-buru dimasukan ke laci atau tas saat bertransaksi, tapi amati dulu dengan menerawan meraba dan menelitinya lebih seksama,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online