Polres Gunungkidul Buru 2 Pelaku Penipuan Proyek KDMP, Sempat Mangkir
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
tidak ada foto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kebijakan pembekuan terhadap penerima bantuan sosial di Gunungkidul mulai menuai protes. Sejumlah lurah mengaku didatangi warga karena kebijakan tersebut.
Salah satu keluhan ini disuarakan oleh Lurah Logandeng, Suhardi. Menurut dia, keluhan tidak hanya diterimanya, tapi juga ke pamong kalurahan yang lain.
“Ada yang datang ke balai kalurahan. Tapi, ada juga yang melalui telepon ke saya atau Kamituwo. Intinya mengeluh, kenapa tidak mendapatkan bantuan lagi,” kata Suhardi, Selasa (19/9/2023).
Baca Juga: Duh, Bansos untuk Ribuan Warga Gunungkidul Urung Diberikan, Ini Penyebabnya...
Untuk kasus pembekuan ini, ia mengaku belum bisa bersikap dikarenakan kebijakan sepenuhnya berada di Pemerintah Pusat. Meski demikian, ia berharap ada solusi, semisal ada pengusulan ulang melalui musyawarah kalurahan kemudian hasilnya di ajukan ke Pemkab Gunungkidul.
“Yang bisa dilakukan sekarang adalah menunggu, petunjuk teknisnya seperti apa berkaitan dengan tindaklanjut masalah pembekuan,” katanya.
Menurut Suhardi, penerima bantuan di Logadeng ada yang sudah tepat sasaran. Namun demikian, ia juga tidak menampik ada yang kurang tepat.
“Makanya kalau ada perbaikan data, pasti akan kami lakukan agar bantuan bagi penerima bisa benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Lurah Grogol, Paliyan, Latip Wahyudi mengatakan banyak data yang dinonaktifkan secara sepihak. Oleh karenanya ada warga mendatangi kalurahan untuk menanyakan kebijakan tersebut.
“Dalihnya ada yang tidak sesuai, tapi sebenarnya juga masih banyak yang membutuhkan bansos,” katanya.
Ia berjanji siap mengakomodir aspirasi warga dan akan menjembatani agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik. “Kami sudah mulai membahas terkait dengan komplain warga yang dinonaktifkan dari data penerima bansos,” ujarnya.
Baca Juga: Simak! Cara Cek Penerima Bansos di Cekbansos.kemensos.go.id Online Lewat Ponsel
Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) Gunungkidul, Giyanto mengatakan, sebanyak 10.261 penerima bansos mulai dari PKH, Sembako hingga kepesertaan BPJS Kesehatan dibekukan oleh Pemerintah Pusat. Tindaklanjut dari data ini sudah dilakukan koordinasi dengan kapanewon untuk upaya penyelesaian masalah sehingga warga tetap bisa mendapatkan bantuan.
“Sedang proses penelusuran dengan melibatkan petugas di kalurahan,” kata Giyanto.
Pembekuan dilakukan karena penerimanya meninggal dunia. Selain itu, juga terdapat anggota keluarga yang menjadi ASN, TNI/Polri, menerima upah di atas dari Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku hingga tercatat sebagai administrasi hukum umum (AHU) alias pemilik badan usaha maupun perusahaan.
Ia berdalih pembekuan karena keluarga tersebut sudah dianggap mampu sehingga tidak berhak menerima bansos lagi. “Data kami terima di akhir Agustus. Pendaataan ini merupakan hasil koordinasi dari kementerian sosial, kemenkumham hingga kementerian tenaga kerja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
Mobil bergetar saat gigi 3 bisa menjadi tanda kerusakan pada kopling, transmisi, mounting mesin hingga kaki-kaki. Kenali penyebab dan cara mengatasinya.
Cara membuat nada dering WhatsApp yang menyebut nama sendiri secara gratis. Gunakan layanan text-to-speech dan pasang sebagai notifikasi WhatsApp dalam beberapa
Jangan anggap sepele kebiasaan menahan BAB. Dokter menjelaskan risiko sembelit, wasir, gangguan rektum hingga impaksi feses akibat sering menunda buang air besa
Paolo Maldini resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknis Timnas Italia. Legenda AC Milan itu memimpin revolusi sepak bola Italia dengan target kembali berjaya.
Peneliti China mengembangkan baterai logam natrium yang diklaim dapat terisi penuh dalam 4 menit dan tahan bertahun-tahun. Berpotensi menjadi pesaing serius bat