25.640 Siswa di Gunungkidul Divaksin Campak, Difteri, dan HPV
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Tilang - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri berharap kepada Masyarakat untuk terus taat dan patuh pada peraturan lalu lintas. Upaya ini untuk menekan angka kecelakaan di Bumi Handayani.
“Ketertiban dan patuh terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya saat ada Razia atau operasi saja. Tapi, harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Edy kepada wartawan, Jumat (22/9/2023).
Ia menjelaskan, beberapa hari lalu, jajarannya telah menyelesaikan Operasi Zebra Progo 2023. Ia menilai operasi yang berlangsung selama dua pekan berjalan dengan baik dan lancar.
BACA JUGA : Polres Bantul Tilang Ribuan Pelanggar Selama Operasi Zebra Progo 2023
“Terima kasih kepada Masyarakat yang telah tertib dalam berlalulintas. Harapannya ketertiban ini bisa terus ditingkatkan dan kami juga memohon maaf kepada pengendara karena terganggu pada saat operasi berlangsung,” katanya.
Edy mengungkapan, pelaksanaan operasi tidak hanya untuk keselamatan dalam berlalulintas. Namun, juga sebagai upaya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif menuju pemilu damai di 2024.
“Semua pihak harus berpartisipasi agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai,” ujarnya.
Panit Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suranto mengatakan, Operasi Zebra Progo dilaksanakan secara serentak. Selama penyelenggaraan yang berakhir pada 17 September 2023 menjaring sebanyak 7.406 pelanggaran.
Meski demikian, sambung dia, tidak semua dikenakan sanksi tilang. Pasalnya, yang ditilang hanya 1.854 pelanggar, sedankan sisanya hanya diberikan teguran.
“Mayoritas pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua. Untuk mobil ada, tapi jumlahnya tidak sebanding dengan pelanggaran sepeda motor,” ungkapnya.
BACA JUGA : 1.313 Pengendara Kena Tilang dalam Operasi Zebra Progo Selama Sepekan di Bantul
Suranto menuturkan, ada tujuh pelanggaran prioritas yang ditindak. Operasi di bidang ketertiban lalu lintas ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kedisiplinan dan mematuhi peraturan saat berkendara.
“Total ada 140 personel yang diterjunkan. Pelanggaran yang disasar seperti memakai knalpot blombongan, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm dan lain sebagainya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.