Gunungkidul Dapat Bantuan Benih Durian untuk Lahan 25 Hektare
Gunungkidul menerima bantuan benih durian untuk lahan 25 hektare. Distribusi menyasar Ponjong hingga Panggang dan Tanjungsari.
Proses pembangunan kolam pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul, Senin (31/7/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mengapresiasi pembangunan Pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang. Diharapkan setelah jadi, pelabuhan itu bisa dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung yang baik. “Memang sempat molor. Tapi, kalau sekarang sudah mau jadi itu bagus,” katanya, Jumat (29/9/2023).
Harapan utama dengan dibangunnya fasilitas ini untuk menyejahterakan nelayan maupun warga di sekitar Pelabuhan. Namun untuk mewujudkannya, tidak hanya dibangunkan Pelabuhan, tetapi juga ada yang harus dilengkapi.
Ery mencontohkan, akses jalan yang ada saat ini dinilai masih belum standar. Oleh karenanya, harus dibangunkan jalan baru yang lebih memadai sehingga akses ke Pelabuhan lebih lancar. “Jalannya masih sempit. Apalagi dengan perkembangan wisata sekarang ini, seringkali terjadi kemacetan. Jadi, sarana jalan harus diperhatikan,” katanya.
BACA JUGA: Ditarget Selesai Akhir Oktober, Ini Progres Pembangunan Pelabuhan Gesing
Menurut dia, untuk pengembangan Pelabuhan, tidak hanya jalan, tapi juga harus didukung dengan prasarana lain. Khusus untuk nelayan, sangat butuh stasiun khusus pengisian bahan bakar, yang saat ini belum ada di Kawasan Gesing.
Selain itu, juga membutuhkan pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan. Sayangnya, lanjut Ery, keberadaan pabrik es bertempat di Kalurahan Siraman, Wonosari yang jaraknya jauh dari pelabuhan. “Kalau bisa dilengkapi mulai dari SPBU, pabrik es. Saya yakin kalau bisa lengkap, maka perkembangan Pelabuhan akan lebih cepat lagi,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Catur Nur Amin mengatakan, Pembangunan Pelabuhan Gesing menelan anggaran sekitar Rp196 miliar. Seyogyanya Pembangunan tahap pertama untuk kolam Pelabuhan selesai di akhir 2022. Namun dikarenakan adanya kendala teknis di lapangan, maka pengerjaan molor hingga akhirnya ada perubahan target dan harus selesai di akhir Oktober 2023.
Salah satu kendala yang muncul dalam pengerjaan dikarenakan batuan di area kolam yang keras sehingga proses harus melalui peledakan. “Untuk prosesnya berjalan dengan bagus. Kami yakin, pada Oktober mendatang sudah bisa diselesaikan,” kata Catur.
Menurut dia, dengan adanya peledakan, maka perkembangan Pembangunan berjalan dengan baik. Hingga sekarang, masih dilakukan pengerjaan untuk pembuatan dan pengerukan untuk alur kapal.
Selain itu, juga menyelesaikan sejumlah bangunan pendukung lainnya. “Masih proses. Tapi, semuanya bisa selesai di akhir Oktober,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menerima bantuan benih durian untuk lahan 25 hektare. Distribusi menyasar Ponjong hingga Panggang dan Tanjungsari.
Lupa membawa SIM saat Operasi Patuh 2026? Simak sembilan langkah aktivasi SIM Digital lewat aplikasi Digital Korlantas Polri.
Ballon d’Or 2026 digelar di London pada 27 Oktober dini hari WIB. Harry Kane dan Alexia Putellas masuk kandidat terkuat.
MotoGP Malaysia 2026 berlangsung 30 Oktober–1 November di Sepang. Simak jadwal latihan, kualifikasi, sprint race, serta balapan Marc Marquez dan Veda Ega.
Alfamidi mengoperasikan 49 PLTS Atap, memangkas 2.976 ton emisi karbon, dan menghemat 2,2 juta lembar kertas hingga Juni 2026.
Melalui Incess for Humanity, Dompet Dhuafa dan Syahrini mendorong kolaborasi antara lembaga filantropi dan figur publik untuk memperkuat kepedulian sosial.