Jelang Musim Hujan, DPUPKP Jogja Soroti Genangan di XT Square hingga Jogokaryan
DPUPKP Kota Jogja memetakan titik rawan genangan di Jambon, XT Square, Giwangan hingga Jogokaryan untuk mengantisipasi hujan deras.
Ilustrasi perundungan./Pixabay-Wokandapix
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo telah menggelar pertemuan dengan seluruh guru bimbingan konseling (BK) jenjang sekolah menengah pertama (SMP) se-Kulonprogo, Selasa (3/10/2023) terkait dengan persoalan kekerasan dan perundungan di sekolah.
Pertemuan tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No.46/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Nantinya, Disdikpora akan melibatkan polisi dan TNI dalam upaya pencegahan perundungan di kalangan pelajar SMP.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kulonprogo, Dorojatun Kuncoroyakti mengatakan bahwa pertemuan dengan guru BK se-Kulonprogo tersebut membahas salah satunya sebab terjadinya kenakalan. Selain itu juga menginventaris permasalahan yang dihadapi pelajar selama ini.
“Saat ini saya baru rapat dengan guru BK se-Kulonprogo. Ini kami sedang membahas formulasi bagaimana kenakalan bisa terjadi di sekolah dan menanganinya. Kami menginventaris permasalahan yang dihadapi anak-anak dan bagaimana sekolah menangani itu,” kata Kuncoroyakti, Selasa.
BACA JUGA: Sempat Viral, 7 Orang Ditangkap karena Aksi Perundungan dan Penganiayaan Anak di Makassar
Kuncoroyakti menambahkan Disdikpora akan mengadakan rapat lanjutan bersama Sekda Kulonprogo, Dandim, Kapolres untuk membahas upaya preventif yang dapat ditempuh agar mencegah terjadinya perundungan di kalangan pelajar.
Setelah itu, Disdikpora akan mengundang perwakilan semua sekolah, koramil, kapolsek, sampai Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) untuk bersama-sama mengkampanyekan pencegahan kenakalan di SD dan utamanya SMP. “Akan kami undang seluruh pemangku kentingan untuk upaya preventifnya seperti sosialisasi. Nanti kami akan meminta pembinaan dari Polres dan TNI,” katanya.
Lebih jauh, Kuncoroyakti menerangkan selama ini Disdikpora telah memberikan fasilitasi kepada guru-guru BK seperti bimbingan teknis (bimtek) dengan mendatangkan narasumber kompeten. Dengan adanya bimtek tersebut diharapkan kapasitas guru BK meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPKP Kota Jogja memetakan titik rawan genangan di Jambon, XT Square, Giwangan hingga Jogokaryan untuk mengantisipasi hujan deras.
Simak diskon tiket Nataru 2026/2027, mulai kereta api 30%, kapal PELNI 30%, PPN pesawat ditanggung pemerintah, hingga stimulus ASDP.
Bea Cukai mencatat 127 penindakan ekspor emas ilegal senilai Rp1,02 triliun. Bersama Polri dan ESDM, pemerintah memburu korporasi di balik jaringan tersebut.
Prabowo memanggil Yusril ke Istana untuk membahas kajian DEN soal definisi korupsi dan wacana pembaruan UU Pemberantasan Tipikor.
Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditahan selama 20 hari di Rutan Polda Sulsel terkait dugaan pemerasan, gratifikasi, dan TPPU
DPRD Kota Yogyakarta mengawal aspirasi warga soal perlindungan becak dan andong serta pengembangan wisata Kali Winongo dalam Raperda Ripparda.