PAW Lurah Sleman Tunggu Perbup, Ini Daftar 5 Kalurahan dan Alasannya
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak lima belas sekolah baik jenjang sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kulonprogo ditargetkan direhabilitasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat. Alokasi dana total Rp3,6 miliar.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kulonprogo, Dorojatun Kuncoroyakti mengatakan bahwa khusus rehabilitasi gedung SMP dengan sumber dana APBD pihaknya hanya menyasar dua sekolah yaitu SMPN 4 Girimulyo dan SMPN 3 Pengasih.
“Di jenjang SMP, tahun depan ada dua sekolah yang kami rehab menggunakan dana APBD. Kalau dari DAK [dana alokasi khusus], kami masih menunggu,” kata Kuncoroyakti dihubungi, Senin (9/10/2023).
Kuncoroyakti menambahkan sasaran rehabilitasi berasal dari usulan pihak berkepentingan seperti guru atau anggota dewan melalui pokok-pokok pikiran dewan. Hanya saja, karena belum ada kepastian terkait dengan DAK maka usulan rehabilitasi dapat ditindaklanjuti secara pasti. Kata dia, alokasi DAK baru akan diketahui pada bulan Desember 2023. “Alokasi APBD untuk perbaikan dua sekolah [SMP] sekitar Rp1,5 miliar,” katanya.
Di SMPN 4 Girimulyo rehabilitasi akan dilakukan pada bagian atap gedung, sementara di SMPN 3 Pengasih ada pembangunan toilet dan talud. Terang dia, masih cukup banyak sekolah di Kulonprogo yang perlu direhabilitasi.
BACA JUGA: Pelajar Kelas IX SMP Jatuh dari Lantai IV Sekolahnya, Polisi: Belum Tentu Bunuh Diri
“Kurang lebih sekolah yang masih perlu direhabilitasi khusus SMP ada sekitar lima sampai sepuluh persen dari total sekolah karena data kondisi bangunan sangat dinamis, ya sekitar tujuh sekolah yang perlu perhatian,” ucapnya.
Dia menjelaskan pada tahun 2023 ini sudah ada empat sekolah bersumber dari DAK dan dua dari APBD yang diperbaiki. Empat sekolah tersebut yaitu SMPN 2 Temon, SMPN 3 Wates, SMPN 2 Pengasih, SMPN 4 Pengasih dan dua sisanya berada di SMPN 1 Unit Satu dan Unit Dua Wates.
Tegas Kuncoroyakti, rehabilitasi gedung sekolah sangat penting. Pasalnya gedung sekolah akan memengaruhi kelancaran aktivitas belajar dan mengajar.
Sedangkan Staf Seksi Kelembagaan Sarpras SD Disdikpora Kulonprogo, Sumardi, mengatakan bahwa ada tiga belas sekolah jenjang SD yang akan direhabilitasi pada 2024.
“Ada rehabilitasi tiga belas SD pada 2024. Dana yang kami pakai dari APBD senilai Rp2,1 miliar,” kata Sumardi.
Sumardi menambahkan tiga belas sekolah tersebut terdiri dari tiga SD Swasta dan sepuluh SD Negeri (SDN). Tiga tersebut yaitu SD Muhammadiyah Pleret, SD Muhammadiyah Ngestiharjo, dan SD Muhammadiyah Bendo. Lalu sepuluh sisanya yaitu SDN Totogan, SDN Banjarsari, SDN Kalirejo, SDN 2 Dekso, SDN Pagerharjo, SDN Bojong Baru, SDN Sidakan, SDN Trukan, SDN Sangon, dan SDN 2 Sentolo.
“Masih banyak SD yang perlu direhabilitasi. Untuk jumlahnya belum bisa matur. Kami masih proses pemetaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.