Ratusan Gurame Mati di Sleman, Kualitas Air Kolam Menurun
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
Sebuah truk air terperosok di jurang di Dusun Sangon I Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulonprogo pada Jumat (13/10/2023). Istimewa/Polres Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebuah truk air terperosok di jurang di Dusun Sangon I Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulonprogo pada Jumat (13/10/2023) sekira pukul 17.30 WIB.
Truk bernomor polisi AB8520NK tersebut sedang dalam perjalanan untuk memberi bantuan air bersih di wilayah Sangon II.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti, mengatakan bahwa kejadian berawal ketika truk yang dikendarai Nur Kholis, 25, warga Purworejo tersebut sampai di tanjakan di Dusun Sangon I dan mengalami mati mesin.
BACA JUGA: Target 0% Angka Kemiskinan di Kulonprogo Sulit, Ini Alasan Pemkab
"Truk lalu mundur sehingga truk terguling terperosok ke jurang sedalam kurang lebih sepuluh meter," kata Noviartuti dihubungi, Sabtu (14/10/2023).
Noviartuti menambahkan bahwa setelah berada di dasar jurang, truk dengan kernet bernama Miswahudin, 22, tersebut sempat terbakar pada bagian kabin. Sebabnya konsleting pada accu truk. Kemudian, warga sekitar lantas menggunakan air dalam tangki truk tersebut untuk memadamkan api.
Dalam kejadian tersebut, tidak ditemukan korban jiwa. Namun demikian, Nur Kholis mengalami memar di kepala, lalu bagian siku tangan sebelah kiri mengalami luka sobek dan mendapat lima jahitan. Sementara, Miswahudin tidak mengalami luka.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Budi Prastawa, mengatakan truk tersebut bukan miliki BPBD Kulonprogo.
“Truk bertangki air itu bukan punya BPBD. Info sementara punya komunitas tambak ikan. Kapasitasnya sepertinya 4.000 liter,” kata Budi.
Dia menerangkan bahwa dalam proses dropping air akan ditemui kendala-kendala tertentu berkaitan dengan akses.
Menurut dia jalan perbukitan yang sering berbatu menyebabkan ban armada pecah. Selain itu, letak penampungan air yang kadang berada di puncak bukit menyebabkan armada tidak dapat naik sampai lokasi penampungan.
“Memang medannya ekstrem dan berat. Beberapa peristiwa kami [BPBD Kulonprogo] pernah alami juga seperti ban armada pecah soalnya jalan menanjak dan berbatu,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.