Segera Dibuka, Kelok 23 Jadi Harapan Baru Ekonomi Sisi Barat Gunungkidul
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Seorang pekerja sedang membersihkan reruntuhan atap ruang UKS di SDN Candibaru 1 di Kalurahan Jatiayu, Karangmojo yang selama ini digunakan menjadi tempat belajar darurat siswa di sekolah tersebut. Rabu (18/10/2023). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kerusakan bangunan di SD Negeri Candibaru 1 di Padukuhan Kerdon, Jatiayu, Karangmojo, Gunungkiudl semakin parah. Hal ini terlihat dari ambruknya atap ruang UKS yang dipergunakan untuk ruang belajar darurat bagi siswa kelas 2.
Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun para siswa terpaksa mengungsi sementara waktu untuk belajar ke musala sekolah.
Kepala SDN Candibaru 1, Winarna mengatakan, peristiwa ambruknya atap ruang UKS terjadi pada Selasa (17/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB. Beruntungnya pada saat kejadian, para siswa sudah pulang sehingga tidak ada korban apapun dalam peristiwa ini.
BACA JUGA : Sudah Usang, Plafon Ruang Kelas SDN Sendangsari Patuk Ambrol
“Sudah pulang dan saat kejadian siswa lain sedang menjalankan Salat Dhuhur, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan saat dilihat ternyata atap ruang UKS ambruk,” kata Winarna kepada wartawan, Rabu (18/10/2023).
Menurut dia, ambruknya atap ruang kelas darurat ini terjadi karena kayu penyangga yang sudah lapuk. Untuk sementara sudah dilakukan kegiatan bersih-bersih bekas reruntuhan enternit di ruang tersebut.
“Sudah mulai dibersihkan hari ini dan para siswa untuk sementara belajar di Musala sekolah,” katanya.
Winarna menjelaskan, proses belajar yang menggunakan tempat belajar karena sudah tidak memiliki ruangan yang representative. Gedung sekolah yang seyogyanya untuk belajar sudah mengalami kerusakan sejak 2020 lalu dan hingga sekarang belum ada perbaikan.
“Ini sudah menggunakan kelas darurat karena Gedung utama rusak, maka ruang UKS disulap untuk belajar siswa. Malahan pada Selasa siang atapnya ambrol,” katanya.
Ia berharap berbagai kerusakan yang terjadi di sekolahnya diharapkan bisa segera diperbaiki. Winarna tidak menampik sudah mengusulkan ke Pemkab Gunungkidul untuk perbaikan, tapi hingga sekarang belum juga diperbaiki.
BACA JUGA : Miris! Pintu Jebol dan Atap SD Negeri di Gunungkidul Ini Nyaris Ambruk
“Mudah-mudahan cepat diperbaiki untuk memberikan tempat yang representative dan aman bagi anak-anak pada saat kegiatan belajar berlangsung,” katanya.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih sudah melihat kerusakan yang terjadi di SDN Candibaru 1. Ia menilai kondisinya sangat memprihatinkan karena ada gedung utama sekolah nyaris ambruk karena bagian atapnya yang melengkung.
“Harus cepat diperbaiki karena menyangkut keselamatan anak-anak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.
Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di AS setelah dukung Palestina. Sejumlah venue disebut menolak konser jika ia tetap tampil.
Harga rumah Yogyakarta mencapai median Rp2 miliar pada Agustus 2026. Harga naik 14,3%, sedangkan listing turun 27,4%.
Joanna Wietrzyk menang HYROX Beijing setelah insiden di tengah lomba. Kenali profil dan prestasi atlet Australia tersebut.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. Toyota menyumbang 353.778 unit atau 41,2 persen.