Menteri Pariwisata Apresiasi Desa Sejahtera Astra Kemiren Banyuwangi
Menpar berharap proses pendampingan tersebut dapat membawa Desa Kemiren meraih pengakuan sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia.
Ilustrasi./Dok. Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—SY, 53, mantan polisi warga Sewon, Bantul yang merupakan peracik minuman keras (miras) dan menewaskan nelayan di Pantai Samas mengaku bisa meracik miras dari Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah.
“Belajarnya dari Bekonang Sukoharjo. Sudah [lama meracik] tetapi praktiknya belum lama, tidak setiap hari, hanya kalau ada pesanan saja," kata SY.
Dia mengaku meracik miras dari campuran alkohol murni bantalan, perasa, dan beberapa jenis campuran.
Kemudian miras hasil oplosan itu ia masukkan dalam botol kemasan miras bermerek. Botol kemasan, label, dan cukai palsunya ia beli dari Solo, jawa Tengah.
Miras hasil oplosan itu kemudian dijual dengan harga Rp60.000. Sementara modal buatnya per botol sekitar Rp35.000. sehingga ia mendapatkan keuntungan hampir separuhnya. Miras itu dijual melalui online.
Namun ia tidak menjual setiap hari. “Kalau ada pesanan saja bikinnya,” ucap SY.
BACA JUGA: Tersangka Peracik Miras Maut Samas Ternyata Mantan Polisi
Diketahui, SY adalah satu dua tersangka yang ditangkap Polres Bantul atas kasus tewasnya nelayan Samas setelah menenggak miras oplosan beberapa waktu lalu.
“Setelah kami lakukan penyelidikan dan penyidikan, diperoleh keterangan bahwa TM sebelum meninggal dunia berpesta miras oplosan yang dibawa oleh tersangka RB,” kata Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Bayu Sila Pambudi dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (18/10/2023).
Bayu menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, RB diketahui yang membawa tiga botol miras oplosan yang dikonsumsinya bersama korban TM dan dua orang lainnya di Pantai Samas pada 7 Oktober lalu, sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian korban TM meninggal dunia pada 10 Oktober 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menpar berharap proses pendampingan tersebut dapat membawa Desa Kemiren meraih pengakuan sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo 27 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.
Dinkominfo Kabupaten Pekalongan studi banding ke Bantul untuk mempelajari Satu Data Indonesia, statistik sektoral, geospasial, dan keamanan informasi.