ASEAN Sports Day 2026 di Jogja Angkat Egrang hingga Jemparingan
Olahraga tradisional Nusantara akan menjadi salah satu sajian utama dalam ASEAN Sports Day (ASD) 2026 yang digelar di Jogja pada 31 Agustus-6 September 2026
Jembatan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY menyatakan proyek pembangunan Jembatan Srandakan 3 yang menjadi penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sedang memasuki tahap lelang yang dimulai sejak Juli-Oktober ini.
Kepala DPUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti mengatakan lelang proyek tersebut memang cukup lama lantaran memakai metode lelang prakualifikasi. Hal ini dilakukan karena proyek Jembatan Srandakan 3 merupakan pekerjaan besar sehingga butuh kontraktor yang sesuai. "Jembatan Srandakan 3 saat ini masih dalam proses lelang," katanya.
Menurut Anna, lelang yang langsung dilakukan oleh Kementerian PUPR itu ditargetkan bisa rampung pada bulan ini sehingga pada November 2023, pemenang lelang sudah menjalani penandatanganan kontrak pekerjaan. "Harapannya pertengahan November sudah kontrak ya," jelasnya.
BACA JUGA: Jembatan Srandakan 3 Mulai Dikerjakan Oktober Tahun Ini
Proyek Jembatan Srandakan 3 rencananya memakan proses konstruksi dengan waktu waktu 15 bulan dan ditargetkan dapat rampung akhir 2024. Untuk itu proses pengerjaannya diharapkan segera dilakukan sesaat setelah penandatanganan kontrak. "Targetnya sesuai tata kala rampung pada Desember 2024 mendatang," ujarnya.
Adapun proyek tersebut dipatok dengan pagu Rp840 miliar dari APBN, tetapi nilai kontraknya akan diketahui setelah pemenang lelang ditentukan. Sementara dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2023 juga sudah tersedia lebih dari Rp200 miliar untuk pengerjaan jalan pendekat Jembatan Srandakan 3.
Lantaran harus dilakukan penyerapan anggaran yang cukup besar, sementara waktu yang tersisa di tahun ini setelah kontrak ditandatangani hanya sekitar 2,5 bulan, maka setelah penandatanganan kontrak akan dilakukan pekerjaan pondasi dan jalan penyekat Jembatan Srandakan 3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Olahraga tradisional Nusantara akan menjadi salah satu sajian utama dalam ASEAN Sports Day (ASD) 2026 yang digelar di Jogja pada 31 Agustus-6 September 2026
Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat berdemo asal tertib dan tidak merusak. Ia juga mengingatkan soal pemberitahuan ke polisi.
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.
Bareskrim Polri menangkap 71 orang dari aktivitas judi casino di Sukoharjo. Sebanyak 30 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Sultan menyoroti warga miskin yang desilnya naik hingga kehilangan bantuan. Pemda DIY dan BPS membahas persoalan tersebut.