Api Bakar 10 Hektare Lahan di Imogiri, 127 KK Berpotensi Terdampak
Kebakaran lahan sekitar 10 hektare terjadi di Lemah Rubuh, Imogiri. Api berpotensi mengancam 127 KK jika kembali merambat.
Krido Suprayitno, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY yang menjadi tersangka penyalahgunaan tanah kas desa./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Mantan Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno yang jadi tersangka mafia tanah kas desa mengucapkan maaf ke Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat menjadi saksi mahkota untuk terdakwa Lurah nonaktif Caturtunggal, Agus Santoso, Senin (23/10/2023) lalu. Gubernur mengaku menerima permintaan maaf itu.
"Ya enggak apa-apa, saya terima karena bagaimana pun itu kesadaran dia," kata Sultan saat ditemui di kompleks Kepatihan, Kamis (26/10/2023).
Hanya saja, Sultan memastikan bahwa proses hukum harus tetap berlanjut meski Krido menyampaikan permintaan maaf. Hal itu sudah merupakan konsekuensi dari perbuatan yang dilakukannya saat menjabat sebagai Kepala Dispertaru DIY.
"Minta maaf itu beda. Proses hukum tetap harus berjalan. Itu sebagai konsekuensi, harus tetap berjalan," ujar Sultan.
BACA JUGA: Jadi Saksi Kasus Mafia Tanah, Mantan Kepala Dispertaru Krido Suprayitno Minta Maaf ke Sultan HB X
Sebelumnya, Krido untuk pertama kalinya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Jogja dan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Permintaan maaf tersebut disampaikan Krido di hadapan awak media seusai menghadiri sidang lanjutan kasus mafia TKD dengan terdakwa Lurah nonaktif Caturtunggal, Agus Santoso.
Krido dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi dalam sidang yang digelar di Ruang Garuda Pengadilan Negeri Jogja pada 23 Oktober 2023 lalu. "Pada kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya. Bersama ini kami mengajukan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada yang saya hormati dan yang sama-sama kita hormati, yaitu beliau bapak Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ngarsa Dalem," kata Krido.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan sekitar 10 hektare terjadi di Lemah Rubuh, Imogiri. Api berpotensi mengancam 127 KK jika kembali merambat.
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Jalur pendakian Gunung Kerinci ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Anggota DPR RI Vita Ervina mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)
Dokter bedah saraf menjelaskan tumor otak tak selalu berakhir buruk. Deteksi dini dan ukuran tumor turut menentukan hasil penanganan.
Warga mengadukan kolam koi di Villa Banguntapan ke DPRD Bantul. Sejumlah persoalan disorot, dari kolam jebol hingga perizinan.