Modus Duplikat Kunci, Mahasiswi di Jogja Diduga Bawa Kabur Motor Vario
Mahasiswi berinisial AN diduga mencuri Honda Vario 125 di area parkir UIN Sunan Kalijaga dengan modus menduplikat kunci melalui pesanan ojol.
Ilustrasi sifilis./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL–Kasus sifilis atau raja singa di Kabupaten Bantul dari Januari hingga Oktober 2023 cenderung tidak mengalami lonjakan, Meski demikian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul tetap minta agar masyarakat mewaspadai penularannya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul ada 6 pasien sifilis yang menjalani pengobatan selama Januari-Oktober 2023. Sementara ada 7 pasien sifilis yang menjalani pengobatan tahun 2022, dan ada 1 pasien sifilis yang menjalani pengobatan tahun 2021.
BACA JUGA : Pasien Sifilis di DIY Terus Melonjak, Terbanyak dari Kelompok Usia Ini
“Yang selama ini kasusnya tidak ada lonjakan, kemungkinan tetap ada, karena di Kabupaten Bantul mungkin ada beberapa tempat yang berpotensi menjadi sumber penularan penyakit seksual menular,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Bantul, Agus Tri Widyantara melalui telepon, Senin (6/11/2023).
Sifilis merupakan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan karena bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini diawali dengan adanya luka yang tidak nyeri, biasanya ada pada alat kelamin, rektum atau mulut. Kondisi ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui kontak kulit atau selaput lendir luka.
“Ini ditularkan ketika ada hubungan seksual yang tidak aman, dengan berganti-ganti pasangan atau dengan PSK yang berpotensi terjadinya sifilis,” katanya.
Apabila penderita penyakit tersebut didiagnosis dengan cepat, maka penyakit tersebut dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotik. Namun, apabila tanpa pengobatan, penyakit tersebut dapat merusak jantung, otak atau organ lain.
“Kami mengimbau masyarakat mewaspadai agar tidak terkena penyakit seksual menular,” katanya.
BACA JUGA : Separuh Pengidap Sifilis Jogja Tak Berobat, Ini Penyebabnya..
Menurut Agus, selama ini Dinkes Kabupaten Bantul telah melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai penyebaran penyakit tersebut. Dia pun berharap melalui edukasi dan sosialisasi tersebut, masyarakat dapat mewaspadai penularan penyakit tersebut.
“Kita banyak melakukan edukasi mulai dari remaja terkait kesehatan reproduksi, kepada pasangan yang mau menikah, di puskesmas kita ada upaya bimbingan pra nikah, upaya sosialisasi kepada orang dengan risiko penyakit menular seksual juga kita lakukan selama ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswi berinisial AN diduga mencuri Honda Vario 125 di area parkir UIN Sunan Kalijaga dengan modus menduplikat kunci melalui pesanan ojol.
Telur ayam dan telur bebek sama-sama bergizi. Simak perbedaan kandungan protein, vitamin, lemak, dan kolesterol serta cara memasaknya.
Citizen Lab mengungkap teknik AdFection, serangan spyware melalui iklan digital tanpa klik yang menargetkan sedikitnya 45 perangkat Al Jazeera.
Vicky Shu mengaku ditagih pinjol yang tak pernah dia ajukan. Ia juga menyebut adanya intimidasi dan ancaman penyebaran data pribadi.
Juventus kalah 0-3 dari Lazio di Serie A. Luciano Spalletti mengakui buruknya performa tim dan menilai perubahan mendasar diperlukan.
iPhone 17 menjadi HP terlaris dunia pada kuartal I-2026. Samsung mengisi lima posisi lewat Galaxy A, sedangkan Xiaomi masuk lewat Redmi A5.s