Kemarau, 32 Saluran Irigasi di Sleman Diperbaiki
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo baru saja menyerahkan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Dana hibah yang dikirim merupakan tahap pertama dengan besaran 40% dari total Rp44,5 miliar.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kulonprogo, Mudopati Purbohandowo, mengatakan bahwa pengiriman dana hibah telah dilakukan sejak Kamis (9/11/2023).
“Info bendahara kami, kemarin pagi pukul 10.00 WIB, dana hibah sudah dikirim lewat Bank BPD,” kata Mudopati dihubungi, Jumat (10/11/2023).
Mudopati menambahkan dana hibah Pilkada Kulonprogo 2024 mencapai Rp44,5 miliar. Besaran dana tersebut dibagi masing-masing untuk KPU sebesar Rp32,3 miliar dan Bawaslu sebesar Rp12,1 miliar. Penyaluran tahap pertama kemarin sebesar 40% sedangkan sisanya 60% akan dikirim tahun depan.
Di lain pihak, Ketua KPU Kulonprogo, Budi Priyana, mengatakan dalam naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) antara Pemkab dengan KPU, telah dialokasikan dana hibah sebesar Rp32,3 miliar.
“Tapi untuk tahun anggaran 2023 ini, dana hibah yang kami terima baru sekitar Rp12 miliar. Kemarin sudah ditransfer,” kata Budi.
BACA JUGA: Pemilu 2024, Masih Banyak Warga Kulonprogo Enggan Mengurus Perpindahan Memilih
Budi menambahkan dana tersebut nantinya akan dipakai untuk menggelar seluruh tahapan Pilkada sebelum dilakukan pemilihan pada bulan November 2024. Persiapan tersebut beriringan dengan pelaksanaan Pemilu 2024.
Dia menerangkan proses persiapan Pilkada mirip dengan Pemilu seperti pendataan daftar pemilih. Sampai saat ini, KPU Kulonprogo belum dapat memiliki angka pasti untuk jumlah pemilih Pilkada 2024. Pasalnya, angka daftar pemilih akan terus bergerak termasuk beberapa orang yang nantinya akan memenuhi syarat secara umur mendekati Pilkada 2024. “Akan ada pemutakhiran data pemilih lagi untuk Pilkada 2024,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kulonprogo, Marwanto, mengatakan dana hibah Pilkada Kulonprogo sudah dikirim Pemkab Kulonprogo Kamis (9/11/2023). “Kemarin proses transfer dari Pemda Kulonprogo. Sudah masuk,” kata Marwanto.
Khusus untuk Bawaslu, daha hibah tahap pertama mencapai Rp4,8 miliar. Sedangkan tahap kedua mencapai Rp7,3 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.
Pasar Prambanan didorong menjadi pasar wisata dan pusat oleh-oleh. Disperindag Sleman kini bernegosiasi dengan calon investor.
Wisata Labuan Bajo berangsur pulih pascagempa Flores. Sejumlah destinasi kembali menerima wisatawan dengan memperhatikan faktor keselamatan.