Pria Bantul Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Tak Diberi Rp15 Juta
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Suasana peringatan HUT ke 78 Brimob oleh Polda DIY di Mako Satbrimobda Polda DIY pada Kamis (16/11/2023) (Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker)
Harianjogja.com, JOGJA—Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Brimob di Mako Satbrimobda Polda DIY, Kamis (16/11/2023) diawali dengan menggelar upacara dan atraksi penampilan para personel dalam melaksanakan pengamanan di masyarakat. Di usia yang tergolong matang, kehadiran Brimob diharapkan terus memberikan pengamanan dan keamanan.
Pada acara puncaknya, peringatan HUT Brimob oleh Polda DIY digelar dengan penampilan tari kolaborasi antara seniman dan personel Satbrimob Polda DIY. Selain itu juga ada atraksi unjuk kebolehan para personel dalam menguasai bela diri tarung derajat. Yang tak kalah menarik juga simulasi menjinakkan bom oleh tim Jihandak Gegana.
Baca Juga: Brimob Polda DIY Bantu Warga Terdampak Covid-19
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menyebutkan seluruh peragaan yang ditampilkan oleh para personel di dalam perayaan hari jadinya itu menunjukkan harapan di usianya yang ke-78. Selain kekuatan fisik Brimob juga dituntut mempunyai keahlian dan ketangkasan dalam pelayanan kepada masyarakat luas.
"Kami juga adalah satu kesatuan yang terus bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran pembangunan," katanya.
Kapolda menyebutkan memasuki tahapan kampanye personel Brimob juga mendapat tantangan untuk senantiasa bersinergi berbagai pihak mewujudkan kelancaran setiap proses dalam penyelenggaraan Pemilu mendatang. Semua aparat kepolisian tak terkecuali diajak untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik.
Baca Juga: Anggotanya Lakukan Serangan, Dansat Brimob: Tetap Salah Anggota Saya
"Satgas khusus buat Pemilu memang ada lewat Operasi Mantap Brata, tapi tidak menutup bahwa seluruh personel kepolisian di DIY juga ikut serta mengamankan jalannya Pemilu 2024," jelasnya.
Irjen Suwondo juga menekankan agar potensi berita bohong atau hoaks bisa menjadi salah satu perhatian khusus dari personel kepolisian. Sebab, ancaman berita bohong disinyalir akan kembali meningkat memasuki masa kampanye mendatang. Untuk itu akan ada unit khusus yang ditugaskan mengawal informasi yang beredar luas selama Pemilu berlangsung.
Baca Juga: Nekat Datangi Markas Brimob Polda DIY dengan Mengaku Polisi Berpangkat Irjen, Seorang Pria Ditangkap
"Karena kalau hoaks itu terus menerus dikeluarkan pasti akan dianggap kebenaran, kasihan masyarakat. Kemudian dari literasinya, sesuatu yang tidak benar pasti akan menghasilkan keputusan yang juga tidak benar. Bila informasi hoaks itu meningkat ekskalasinya pasti melahirkan pemahaman dan aktivitas kriminal korbannya pasti dari masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.