Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Suasana peringatan HUT ke 78 Brimob oleh Polda DIY di Mako Satbrimobda Polda DIY pada Kamis (16/11/2023) (Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker)
Harianjogja.com, JOGJA—Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Brimob di Mako Satbrimobda Polda DIY, Kamis (16/11/2023) diawali dengan menggelar upacara dan atraksi penampilan para personel dalam melaksanakan pengamanan di masyarakat. Di usia yang tergolong matang, kehadiran Brimob diharapkan terus memberikan pengamanan dan keamanan.
Pada acara puncaknya, peringatan HUT Brimob oleh Polda DIY digelar dengan penampilan tari kolaborasi antara seniman dan personel Satbrimob Polda DIY. Selain itu juga ada atraksi unjuk kebolehan para personel dalam menguasai bela diri tarung derajat. Yang tak kalah menarik juga simulasi menjinakkan bom oleh tim Jihandak Gegana.
Baca Juga: Brimob Polda DIY Bantu Warga Terdampak Covid-19
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menyebutkan seluruh peragaan yang ditampilkan oleh para personel di dalam perayaan hari jadinya itu menunjukkan harapan di usianya yang ke-78. Selain kekuatan fisik Brimob juga dituntut mempunyai keahlian dan ketangkasan dalam pelayanan kepada masyarakat luas.
"Kami juga adalah satu kesatuan yang terus bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran pembangunan," katanya.
Kapolda menyebutkan memasuki tahapan kampanye personel Brimob juga mendapat tantangan untuk senantiasa bersinergi berbagai pihak mewujudkan kelancaran setiap proses dalam penyelenggaraan Pemilu mendatang. Semua aparat kepolisian tak terkecuali diajak untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik.
Baca Juga: Anggotanya Lakukan Serangan, Dansat Brimob: Tetap Salah Anggota Saya
"Satgas khusus buat Pemilu memang ada lewat Operasi Mantap Brata, tapi tidak menutup bahwa seluruh personel kepolisian di DIY juga ikut serta mengamankan jalannya Pemilu 2024," jelasnya.
Irjen Suwondo juga menekankan agar potensi berita bohong atau hoaks bisa menjadi salah satu perhatian khusus dari personel kepolisian. Sebab, ancaman berita bohong disinyalir akan kembali meningkat memasuki masa kampanye mendatang. Untuk itu akan ada unit khusus yang ditugaskan mengawal informasi yang beredar luas selama Pemilu berlangsung.
Baca Juga: Nekat Datangi Markas Brimob Polda DIY dengan Mengaku Polisi Berpangkat Irjen, Seorang Pria Ditangkap
"Karena kalau hoaks itu terus menerus dikeluarkan pasti akan dianggap kebenaran, kasihan masyarakat. Kemudian dari literasinya, sesuatu yang tidak benar pasti akan menghasilkan keputusan yang juga tidak benar. Bila informasi hoaks itu meningkat ekskalasinya pasti melahirkan pemahaman dan aktivitas kriminal korbannya pasti dari masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.