Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Suasana pertemuan 35 organisasi keagamaan di Kota Jogja yang difasilitasi Pemkot untuk menjaga kekondusifan dan kerukunan menjelang Pemilu 2024. Dok Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 35 organisasi keagamaan dan sosial di Kota Jogja dikumpulkan Pemkot untuk mendukung kekondusifan dan kerukunan jelang Pemilu 2024. Dalam pertemuan tersebut Pemkot Jogja meminta 35 perwakilan organisasi keagamaan itu untuk berperan menjaga kerukunan di dalam komunitasnya masing-masing.
Pertemuan 35 organisasi keagamaan dan sosial itu dilakukan pada Rabu (15/11/2023). Pejabat Walikota Jogja Singgih Raharjo turut hadir untuk memberikan pemaparan pentingnya kekondusifan wilayah saat Pemilu 2024 nanti.
Baca Juga: Cegah Kampanye Politik Identitas, Kankemenag Minta Masyarakat Memahami Kembali Fungsi Agama
Singgih menegaskan dalam pertemuan itu tempat ibadah mesti tidak digunakan untuk aktivitas kampanye dalam Pemilu 2024. “Ini menjadi pedoman kita bersama berkaitan dengan kegiatan kampanye yang pada akhir November nanti akan dimulai, mana yang boleh dan mana yang dilarang. Mulai dari rumah ibadah, rumah sakit, juga kantor pemerintah harus netral dan bersih dari atribut kampanye,” tegasnya.
Baca Juga: Polres Bantul Ajak Organisasi Sayap Partai Jaga Kondusivitas Jelang Pemilu
Organisasi keagamaan di Jogja, menurut Singgih, memiliki peran strategis untuk menciptakan kekondusifan dan kerukunan selama Pemilu 2024. “35 Perwakilan lembaga sosial keagamaan yang turut serta berkomitmen bersama dengan pemerintah juga masyarakat, untuk menjaga kerukunan dan suasana kondusif pemilu di Kota Yogya, yang harapannya hal tersebut dapat terwujud dan terus berkelanjutan," jelasnya.
KPU Kota Jogja turut menyerukan agar anggota tiap organisasi keagamaan diberikan pemahaman yang sama agar berperan menjaga kekondusifan saat Pemilu 2024 nanti. “Masa kampanye akan berlangsung pada 28 November sampai 10 Februari 2024, di mana sejauh ini persiapan pelaksanaan sudah sesuai dengan proses-proses yang ada. Kami perlu didukung oleh semua pihak agar penyelenggaraan Pemilu ini berjalan lancar terutama dukungan organisasi keagamaan ini,” terang Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Yogyakarta Erizal.
Baca Juga: Badan Kesbangpol Kuloprogo Tegaskan Ormas Harus Netral
Persiapan Pemilu 2024 di Kota Jogja, jelas Erizal, sudah sampai distribusi logistik. "Mulai dari penyiapan logistik, seperti surat suara, formulir, dan kelengkapan administrasi untuk 1.248 Tempat Pemungutan Suara atau TPS di Jogja sudah mulai disiapkan. Termasuk lima kotak suara dan empat bilik suara untuk tiap satu TPS," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.