Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Sebuah mobil melintas di jalan alterantif Semin-Ngawen di Kalurahan Bulurejo, Semin. Kondisi jalan di ruas ini banyak yang rusak parah. Rabu (22/11/2023)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga mengeluhkan rusaknya jalan kabupaten penghubung antar Kapanewon Semin-Ngawen mulai dari ruas Semin hingga Kalilunyu di Kalurahan Beji, Ngawen. Diharapkan kerusakan diperbaiki karena merupakan jalur strategis menuju Polsek maupun Puskesmas Semin 1.
Salah seorang warga Kalurahan Bulurejo, Semin, Suharto mengatakan, ruas jalan Semin-Kalilunyu memang bukan menjadi jalur utama di Kapanewon Semin. Namun, keberadaannya juga tak kalah strategis.
Hal ini dikarenakan jalan alternatif Semin menuju Ngawen, namun di jalur terdapat kantor Polsek dan Puskesmas Semin. Sayangnya, meski terdapat obyek vital, namun kondisi jalan masih memprihatinkan.
Menurut dia, kondisi banyak kerusakan mulai dari dekat Terminal Semin hingga ujung yang berbatasan dengan Kapanewon Ngawen. Suharto mengakui, upaya perbaikan sudah dilakukan.
Sebagai contoh, di tahun ini ada perbaikan di ruas depan Polsek Semin. Hanya saja, sambung dia, perbaikan belum dilakukan menyeluruh di titik yang rusak.
“Yang diperbaiki cuman dari perempatan timur sampai pertigaan barat polsek. Kalau panjangnnya tidak sampai satu kilometer,” kata Suharto kepada Harianjogja.com, Rabu (22/11/2023).
BACA JUGA: Pemkab Gunungkidul Siapkan Rp15,8 Miliar untuk Jalan Rusak Sepanjang 19,4 Kilometer
Dia pun berharap perbaikan bisa dilakukan secara menyeluruh sehingga akses warga menjadi lancar. Oleh karenanya, ia meminta kepada Pemkab Gunungkidul bisa memperbaiki kerusakan di ruas ini.
“Kalau jalannya mulus, maka akses warga bisa lebih lancar. Kalau sekarang harus berhati-hati karena banyak jalan yang berlubang,” katanya.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana saat dikonfirmasi tidak menampik adanya kerusakan jalan kabupaten di ruas Semin-Kalilunyu di Kalurahan Beji, Ngawen. Ia menjelaskan, total ruas jalan mencapai 5,6 kilometer, sedangkan kerusakannya sepanjang 3,6 kilometer.
Menurut dia, upaya perbaikan telah dilakukan, namun belum bisa menyasar ke seluruh ruas yang rusak. Ia mencontohkan, tahun ini ada perbaikan ruas rusak sepanjang 800 meter.
“Yang rusak awalnya, 4,3 kilometer. Tapi, setelah diperbaiki sepanjang 800 meter di tahun ini, maka kerusakan masih 3,5 kilometer,” katanya.
Disinggung mengenai upaya perbaikan lanjutan, ia mengakui belum bisa memastikan. Hal ini tak lepas dari kemampuan keuangan daerah yang masih terbatas. Terlebih lagi di tahun depan juga ada momen penyelenggaraan pilkada yang banyak menguras anggaran.
“Tahun depan belum ada agenda lanjutan perbaikan di ruas jalan Semin-Kalilunyu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.