37 SD di Bantul Direvitalisasi, Enam Sekolah Mulai Dibangun
Sebanyak 37 SD di Bantul mendapat program revitalisasi 2026. Enam sekolah telah mulai mengerjakan pembangunan.
Suasana penyelenggaraan Pasar Murah Goes To Kemantren yang diadakan di Kemantren Gondokusuman belum lama ini./ Istimewa
Harianjogja.com, GONDOKUSUMAN—Pemerintah Kota Jogja mengadakan Pasar Murah Goes To Kemantren di beberapa tempat salah satunya di Kemantren Gondokusuman. Pasar Murah Goes To Kemantren menyasar ke masyarakat atau langsung ke konsumen sebagai salah satu upaya pemkot menjaga stabilitas harga pangan.
Pasar Murah Goes To Kemantren berlangsung mulai tanggal 21-28 November 2023 di lima kemantren. Kelima kemantren yang menjadi sasaran Dinas Perdagangan Kota Jogja antara lain Kemantren Mergangsan, Kemantren Gondomanan, Kemantren Ngampilan, Kemantren Gondokusuman dan Kemantren Jetis.
Salah satu warga Kemantren Gondokusuman, Mukaromah menyambut dengan senang adanya Pasar Murah Goes To Kemantren. Menurutnya, harga yang dijual cukup miring dibanding dengan harga toko. “Sangat membantu dan harapannya bisa rutin setiap bulannya. Jenisnya sudah cukup lengkap tapi ya pengen juga bisa lebih lengkap lagi,” ungkapnya, Sabtu (25/11/2023)
Ketua Tim Kerja Ketersediaan dan Pengendalian Harga Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Jogja Evi Wahyuni mengungkapkan, lima kemantren yang menjadi sasaran Dinas Perdagangan merupakan wilayah yang tidak ikut dalam intervensi Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY.
“Target kami memang lima kemantren, dimana lima kemantren yang menjadi sasaran Dinas Perdagangan memang bukan sasaran intervensi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY. Agar bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: Operasi Pasar di Jogja, Tiap Kecamatan Digelontor 4 Ton Beras
Dalam kegiatan ini Dinas Perdagangan Kota Jogja bekerja sama dengan Bulog Divisi Regional DIY dan PT. Pangan Surya Makmur sebagai Distributor Sembako. Bahan pangan yang disediakan dalam Pasar Murah Goes To Kemantren antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung beras, tepung terigu, telur ayam, bawang putih, aneka frozen food.
“Untuk total dari seluruh komoditas yang disediakan di setiap kemantren sekitar enam ton, banyaknya beras, tepung, gula tergantung dari stok mitra itu sendiri. Pada pasar murah ini tetap ada pembatasan jumlah belanja seperti Beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) sebanyak 10 kg, gula pasir 2 kg dan minyak itu 4 liter. Ini agar tercukupi untuk semua warga,” jelas Evi.
Pada kesempatan ini, Bulog Regional DIY menyediakan Beras SPHP sejumlah 200 pack setara dengan satu ton, Beras Bawana 80 pack setara empat kuintal dan Beras Premium 100 pack setara lima kuintal. Harga beras tersebut dibanderol Rp 51.000, Rp 61.000 dan Rp 60.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 37 SD di Bantul mendapat program revitalisasi 2026. Enam sekolah telah mulai mengerjakan pembangunan.
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Pemkot Jogja akan menertibkan plang Jalan Malioboro yang dipasang tanpa izin resmi. Plang dekorasi tetap diperbolehkan selama bukan berfungsi sebagai rambu ja
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.
Delegasi DUN Sabah mempelajari tata kelola Keistimewaan DIY dan Dana Keistimewaan sebagai rujukan kewenangan khusus pemerintahan daerah.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia