Kepala OJK DIY Jadi Nasabah Pertama ATM Emas Bank Mandiri di Yogyakarta
ATM Emas Bank Mandiri tersedia di KC Yogyakarta Sudirman. Nasabah dapat mencetak saldo emas digital menjadi emas fisik 1, 5, dan 10 gram.
Kalurahan Banyuroto./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kulonprogo menerima laporan dugaan pelanggaran netralitas oleh salah satu lurah di Kapanewon Nanggulan. Atas pelanggaran tersebut, Bawaslu telah mengirim surat kepada Pj Bupati Kulonprogo.
Ketua Bawaslu Kulonprogo, Marwanto mengatakan ada salah satu lurah di Kapanewon Nanggulan yang diduga melanggar asas netralitas, yakni Lurah Banyuroto, Sudalja.
"Yang bersangkutan terlibat pada saat event jalan sehat di salah satu lapangan di Nanggulan. Itu yang bersangkutan menggunakan atribut salah satu partai. Sudah kami klarifikasi juga, dia mengakui menggunakan atribut itu," kata Marwanto, Jumat (8/12/2023).
Atribut tersebut yaitu kaus bergambar salah satu partai politik peserta pemilu. Marwanto mengaku Bawaslu tidak dapat memutuskan tindakan yang perlu diambil atas kejadian yang terjadi sebelum masa kampanye tersebut.
Oleh sebab itu, pihaknya masih menunggu tanggapan Pj Bupati Kulonprogo atas surat yang telah dikirim Bawaslu. "Lurah dan perangkatnya kan harus netral," katanya.
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Minta Perangkat Kalurahan Netral Dalam Pemilu 2024
Menurut informasi yang diterima Bawaslu Kulonprogo, Lurah Banyuroto memakai kaus karena atribut tersebut merupakan pemberian, selain itu cuaca juga panas.
"Alasan yang bersangkutan ketika kami konfirmasi itu karena diberi dan cuaca panas. Tetapi kan itu bukan alasan untuk tidak netral. Kan sudah bisa diprediksi kalau di acara seperti itu," katanya.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kulonprogo, Muh Isnaini mengatakan lurah dan pamong tidak boleh ikut dalam kampanye. “Lurah dan pamong tidak boleh kampanye, harus netral. Pake kaos itu bisa terindikasi tidak netral,” jata Isnaini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ATM Emas Bank Mandiri tersedia di KC Yogyakarta Sudirman. Nasabah dapat mencetak saldo emas digital menjadi emas fisik 1, 5, dan 10 gram.
Sebanyak 9 SD di Sleman masih membutuhkan bantuan air bersih akibat sumur mengering. BPBD menyalurkan 2.000 liter air tiap sekolah.
Festival Inovasi Jogja 2026 ditutup di UKDW dengan penyerahan katalog riset dan penguatan kolaborasi inovasi untuk pembangunan daerah.
Rupiah melemah ke Rp18.046 per dolar AS akibat kekhawatiran pengetatan kebijakan The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik.
UKDW menjadi ruang diseminasi Festival Inovasi Jogja 2026, menghadirkan inovasi pengelolaan sampah, kesehatan mental, pariwisata, dan pangan.
Pembangunan markas Yon TP di Gunungkidul masih menunggu izin Sultan HB X. Sebanyak 400 personel TNI telah disiapkan di Banyusoco.