DPRD Jogja Dorong Cagar Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kemantren
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Pemilih diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas TPS pada simulasi proses pemungutan suara dan penghitugan suara Pilkada 2020, di Lapangan Pasutan, Trirenggo, Bantul, Sabtu (21/11/2020). /Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, BANTUL–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul terus mendorong peningkatan partisipasi pemilih perempuan pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) dan SDM KPU Kabupaten Bantul, Wuri Rahmawati menyampaikan jumlah pemilih perempuan yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Bantul mencapai 51 persen dari jumlah pemilih pada Pemilu tahun 2024.
BACA JUGA: Persiapan Pemilu 2024 DIY Sudah 85 Persen, Tinggal Pembentukan KPPS Sedang Berjalan
Berdasarkan DPT Kabupaten Bantul jumlah pemilih mencapai 742.074 orang. Jumlah tersebut terdiri dari pemilih perempuan ada 378.793 orang, dan pemilih laki-laki ada 363.281 orang.
Tingginya jumlah pemilih perempuan membuat KPU Kabupaten Bantul terus menggencarkan sosialisasi kepada pemilih perempuan dalam berbagai kelompok masyarakat.
“Kami melakukan sosialisasi kepada pemilih perempuan, termasuk pemula, disabilitas, lansia, dan kelompok rentan atau marginal,” katanya melalui telepon, Kamis (14/12/2023).
Beberapa sosialisasi telah dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Bantul pada tingkat RT, Dusun, Kalurahan, dan Kapanewon.
Sosialisasi tersebut juga diberikan kepada tokoh masyarakat, keagamaan, pemuda, PKK, Organisasi Masyarakat (Ormas), kelompok keagamaan.
Menurut Wuri, pihaknya juga mengundang perempuan dari masyarakat umum juga mengundang stakeholder yang mempunyai fokus pada perempuan seperti Aisyiyah, Muslimat dan Fatayat, PKK, dan Komite Perempuan Politik Indonesia.
“KPU Kabupaten Bantul menyadari sepenuhnya bahwa peran berbagai stakeholder untuk meningkatkan partisipasi pemilih perempuan sangat penting pada Pemilu 2024,” katanya.
Dia menyampaikan strategi yang dibangun oleh KPU Kabupaten Bantul dengan melibatkan berbagai stakeholder yang mempunyai fokus pada perempuan dalam melakukan pendidikan politik melalui kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih di semua jenjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
DPRD DIY mendorong pelaku UMKM mengubah mindset, rajin belajar, mengikuti tren, dan memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar.
SPBU Trihanggo Sleman membatasi pembelian Pertalite untuk motor maksimal Rp75.000 guna mencegah pengangsu dan menjaga stok.
Cek jadwal Samsat Sleman, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP, hingga layanan malam.
Polisi menangkap pria berinisial IA yang lima kali mencuri lampu proyek Tol Jogja-Solo di Gamping selama Agustus 2026.
Cek jadwal SIM Keliling Sleman September 2026, lengkap dengan SIM Corner MPP, SIM Malam Minggu, Simmade, dan syarat perpanjangan.