Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Expose Logistik Pemilu Tahun 2024 di Hotel Eastparc Yogyakarta, Selasa (19/12/2023). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU DIY memastikan kesiapannya untuk menyelenggarakan Pemilu 2024. Proses persiapan hingga sekarang sudah mencapai 85%.
Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi mengatakan pelaksanaan Pemilu di 14 Februari 2024 tinggal menyisakan 56 hari lagi. Berbagai persiapan terus dilakukan untuk menyukseskan penyelenggaraan.
Salah satunya memastikan kesiapan untuk penyelenggaraan mulai dari pembentukan tim pelaksana maupun logistik yang dibutuhkan selama pemilihan berlangsung. Shidqi mengungkapkan secara prinsip KPU DIY sudah menyelenggarakan pemilu.
Keyakinan itu tak lepas dari persiapan yang sudah mencapai 85%. “Ini menegaskan KPU DIY siap menyelenggarakan pemilu serentak di 14 Februari 2024 mendatang,” kata Shidqi saat memberikan sambutan dalam acara Expose Logistik Pemilu Tahun 2024 di Hotel Eastparc Yogyakarta, Selasa (19/12/2023).
BACA JUGA: Menyambut Datangnya Wisatawan pada Libur Nataru, Pemkot Jogja Bersihkan Malioboro
Dia menjelaskan, kekurangan 15% berkaitan dengan logistik dan pembentukan KPPS. Untuk logistik tahap pertama, Shidqi mengakui sudah dikirimkan dan tersimpan di KPU kabupaten/kota di DIY.
Untuk kekurangannya berkaitan dengan surat suara yang masih dalam proses pencetakan serta kebutuhan logistik tahap dua lainnya. “Logistik merupakan tahapan akhir sebelum hari pemungutan suara dan proses pengadaan masih berlangsung hingga sekarang,” katanya.
Adapun untuk petugas KPPS, ia mengakui masih dalam proses pembentukan. Rekrutmen petugas di TPS ini dibuka hingga 20 Desember 2023. “Masih proses dan kami menyakini apabila logistik tahap kedua dan KPPS terbentuk, maka persiapan selesai dan tinggal pelaksanaan pemilihan di 14 Februari 2024,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, proses pengadaan logistik masih berlangsung hingga sekarang. Pada saat ini, sambung dia, ada pencetakan surat suara untuk pemilihan. “Masih dalam proses dan kalau sudah selesai akan dikirimkan ke KPU Sleman,” katanya.
Menurut dia, untuk kelancaran pemilu sudah ada logistik yang dikirimkan meliputi Bilik Suara 13.828 buah, Tinta 6.914 buah, Kotak Suara 17.319 buah, Segel Plastik 89.882 buah. Segel Pengaman 332.150 keping.
Selain itu, ada alat coblos 13.828 set, karet pengikat 1.894.436 buah, plastik besar 17.285 buah, plastik kubus 17.285 buah, plastik selongsong 17.285 buah, plastik sedang 3.457 buah, plastik ziplok 3.457 buah dan plastik kecil 6.914 buah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.