Dinkes Gunungkidul Siagakan Petugas Selama Libur Nataru

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Jum'at, 22 Desember 2023 10:17 WIB
Dinkes Gunungkidul Siagakan Petugas Selama Libur Nataru

Ilustrasi kesehatan.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul akan menyiagakan petugas selama libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Kesiapsiagaan tersebut penting sebagi upaya antisipasi apabila terjadi peristiwa seperti kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan jajarannya akan terlibat dalam kesiapsiagaan Nataru di Posko Terpadu dan Pos Pariwisata.

“Kami ikut berperan di posko terpadu dan pos pariwisata. Per posko ada tiga orang yang diampu puskesmas. Ada juga yang mobile di wilayah pantai,” kata Dewi dihubungi, Kamis (21/12/2023).

Dewi juga menegaskan semua rumah sakit dan klinik akan siaga dan menyusun jadwal masing-masing. Selain itu, Dinkes juga mempersiapkan logistik seperti obat dan bahan habis pakai.

Baca Juga:

Libur Natal dan Tahun Baru, DPR Minta Pemerintah Mengantisipasi Persebaran Covid-19

Lonjakan Kasus Covid-19, Dinkes Bantul Wajibkan Rumah Sakit Sisakan Kapasistas 10 Persen

Mencegah Lonjakan Covid-1, Dinkes DIY Segera Pasok Stok Vaksin ke Kabupaten Kota

“Kami punya tim gerak cepat juga antisipasi kejadian luar biasa [KLB]. Jadwal pelayanan juga akan ditata terutama di hari libur agar pelayanan tetap ada,” katanya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan jajarannya akan membuka beberapa posko menjelang libur nataru. Posko Terpadu akan dibuka di Patuk dan Siyono, lalu Pos Pelayanan Angkutan Penumpang akan dibuka di Kantor Dishub dan Terminal Semin, kemudian Pos Pelayanan Jalur Wisata akan dibuka di Jalur Utama Baron, Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Pule Gundes, Tepus, dan Ngrenehan. Terakhir Pos Pengawasan dan Pengendalian Perparkiran di Wonosari dan Pantai Selatan. 

Berkaitan dengan APILL yang dipantau dan dikendalikan dari Area Traffic Control System (ATCS), Rakhmadian mengatakan ada tiga titik yaitu Simpang 4 Gading, Budegan, dan Simpang 3 Arah Playen.

“Kalau APILL yang dipantau dan dikendalikan manual ada di dua belas titik,” kata Rakhmadian.

Dua belas tersebut tersebar di Simpang 3 Kranon dan Branang; Simpang 4 Kepek, Alun-alun, RSUD, Pancuran, Tegalsari, Wukirsari, Selang, Karangmojo, Semanu; dan Simpang 5 Baleharjo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online