44 KDMP di Sleman Mulai Beroperasi, Modal Jadi Kendala Utama
Sebanyak 44 dari 86 KDMP di Sleman telah beroperasi. Keterbatasan modal, SDM, sarana usaha, dan kepastian regulasi menjadi kendala.
Pemakaman - Ilustraso/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Hanya dalam kurun waktu 2,5 jam ada dua warga di Bantul ditemukan bunuh diri dengan cara menggantung pada Selasa (2/1/2023) kemarin. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Kretek dan Dlingo dengan waktu pukul 04.30 WIB dan 07.00 WIB.
Di Dlingo seorang warga berjenis kelamin pria yang ditemukan gantung diri berinisial M, usia 65 tahun. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istrinya sekitar pukul 04.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan istri korban menemukan korban meninggal dunia karena gantung diri di pohon mlinjo belakang rumah. “Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara [TKP] dan pemeriksaan kejadian tersebut murni gantung diri dan tidak ada tanda kekerasan,” katanya, Selasa.
Selang sekitar 2,5 jam kemudian, tepatnya pukul 07.00 WIB, laporan bunuh diri kembali diterima pihak kepolisian. Kali ini seorang pria berinisial W warga Kretek, Bantul.
Jerrfy menyampaikan seorang pria berinisial W, 61, yang berprofesi sebagai buruh tani ditemukan meninggal diduga gantung diri di rumahnya di Kapanewon Ketek sekitar pukul 07.00 WIB.
Sebelumnya istri korban setelah bangun tidur sempat mencari keberadaan korban karena motor dan pompa air yang biasa digunakan untuk ke sawah masih ada di rumah. Korban pun biasanya tidur di teras rumah, posisi kamar korban pun dalam keadaan terkunci.
Kemudian,sang istri menghubungi tetangga korban untuk membantu mencari dan membuka pintu kamar korban dengan mendobraknya. Korban didapati tergantung di blandar rumah. Hasil pemeriksaan Puskesmas Kretek, korban diperkirakan telah meninggal sekitar 2-3 jam sebelumnya.
BACA JUGA : Pembangunan Infratruktur Diklaim Jadi Penggerak Ekonomi, Berikut Penjelasannya
“Hasil Pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul dipimpin Aiptu Wijanarko menerangkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.
Jeffry menuturkan menurut keterangan istri korban, korban terlihat bingung dan sedih dengan keadaan ekonomi keluarga yang sedang sulit. Kemudian, menurut tetangga korban, korban beberapa hari ini tidak memberi makan ternaknya serta tidak menyiram tanamannya.
Catatan Redaksi
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 44 dari 86 KDMP di Sleman telah beroperasi. Keterbatasan modal, SDM, sarana usaha, dan kepastian regulasi menjadi kendala.
Pemerintah menyiapkan pemerataan data center berbasis AI hingga Indonesia timur. Telkom membidik lokasi dekat sumber energi, Danantara incar pendapatan US$7 mil
TKA 2026 digelar 26 Oktober hingga 8 November untuk mengukur kemampuan akademik siswa dengan standar nasional. Simak tujuan dan persiapannya.
KAI Daop 6 mencatat 1,63 juta pengguna Face Recognition hingga September 2026 di Stasiun Jogja, Lempuyangan, dan Solo Balapan.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, persoalan PHK, kualitas pekerjaan, dan penciptaan lapangan kerja formal masih menjadi tantangan.
Sekitar 100 anak di Cirebon diduga keracunan setelah menyantap MBG. BGN menanggung biaya pengobatan dan dapur penyedia dihentikan sementara.