Sekolah Rakyat di Tengah Tren Penurunan Jumlah Anak, Ini Kata Pakar
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Pelaku UMKM berfoto bersama di sela-sela pelatihan pemanfaatan medsos di Balai RW 04 Notoprajan, Jogja. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian. Akan tetapi belum semua pelaku UMKM melek teknologi untuk memanfaatkannya sebagai sarana pemasaran.
Dosen FEB UAD Amir Hidayatulloh mentatakan saat ini, UMKM sedang mengalami tren positif. Jumlah UMKM setiap tahunnya mengalami peningkata. Perkembangan UMKM yang positif ini secara tidak langsung berdampak pada perekonomian Indonesia.
“Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, kontribusi UMKM pada PDB nasional sebesar 60,5 persen. Data ini menunjukan bahwa UMKM di Indonesia sangat potensial untuk dikembangkan, dengan demikian dapat berkontribusi lebih besar bagi perekonomian,” kata Kamis (4/1/2024).
BACA JUGA : Smaradahana #2 Jadi Upaya Dinkop UKM Jogja untuk Modernisasi Koperasi
Ia menambahkan di tengah perkembangan teknologi saat ini pelaku UMKM harus melek teknologi. Salah satunya melalui penggunaan medsos sebagai saran efektif untuk menuju UMKM Go Digital. Akan tetapi, kenyataan masih banyak pelaku UMKM yang belum melek teknologi.
“Hal ini lah yang mendorong untuk melakukan pengabdian sosialisasi dan pelatihan penggunaan media sosial untuk pemasaran pada akhir Desember 2023 lalu dengan menyasar pelaku UMKM di wilayah RW 04 dan RW 05 Notoprajan, Kota Jogja,” katanya.
Ia menambahkan kegiatan berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Alternatif ke-89 itu diharapkan merupakan salah satu tahap, agar UMKM dapat Go digital, khususnya mampu menggunakan medsos untuk pemasaran digital. “Harapannya UMKM bisa lebih berkembang lagi melalui digitalisasi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.
Gempa M7,7 mengguncang Flores dan terasa kuat di Sikka. Bupati Sikka meminta warga tenang serta waspada terhadap potensi tsunami.
Harga buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian turun pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Cek harga berdasarkan berat emas.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.