Momen Spontan Yamal Bikin Penjualan Celana Dalam Merek Ini Melonjak
Lamine Yamal tanpa sengaja promosi celana dalam 6PM di final Piala Dunia 2026. Penjualan melonjak, beberapa model habis terjual. Simak kisah viral ini!
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—BPBD Bantul resmi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi dari awal Januari hingga akhir Maret 2024. Peningkatan status tersebut sebagai upaya mengurangi dampak terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem di awal tahun ini.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Agus Yuli Herwanta mengatakan status siaga bencana tersebut bisa saja diperpanjang, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan sejumlah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, di antaranya dengan menggelar apel siaga kebencanaan, mengaktifkan 36 pos siaga darurat banjir dan tanah longsor. "Kami juga sudah mengecek EWS [early warning syste] tsunami, EWS banjir untuk memastikan berfungsi dengan optimal," katanya, Senin (8/1/2024).
Lebih lanjut, Agus Yuli merinci 36 pos siaga darurat ada di 15 kapanewon di antaranya di Banguntapan ada empat lokasi, Imogiri enam lokasi, Jetis ada empat lokasi, Sewon tiga lokasi, Pleret empat lokasi dan kapanewon Piyungan tiga lokasi.
Sementara untuk kapanewon Bantul ada satu lokasi, Kasihan ada tiga lokasi, Bambanglipuro ada satu lokasi, Pajangan ada satu lagi lokasi, Pundong ada satu lokasi, Pandak ada dua lokasi. "Untuk Sanden, Dlingo dan Sedayu masing-masing satu lokasi. Selain itu, ada posko induk di BPBD Bantul," lanjutnya.
Selain itu, Agus Yuli juga msnyatakan jika pihaknya telah mengecek peralatan yang dimiliki. Tujuannya, agar peralatan siap untuk digunakan jika ada bencana. "Ada senso, ada tali siap pakai," ucap Agus Yuli.
Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengungkapkan, sejauh ini kerugian dari bencana agin kencang yang terjadi pada Rabu (3/1/2024) lalu adalah Rp71,8 juta. Adapun, objek yang terdampak adalah 8 rumah, 4 tempat usaha, 9 akses jalan dan 9 tiang listrik ambruk di 11 kapanewon se Kabupaten Bantul.
BACA JUGA: Sleman Tetapkan Siaga Daruat Bencana Hidrometeorologi hingga Akhir Februari 2024
Sedangkan angin kencang terjadi pada Kamis, (4/1/2024) menimpa sejumlah rumah, kandang ternak dan jaringan listrik di 9 kalurahan di 5 kapanewon. Adapun kerugian ditaksir mencapai Rp13,7 juta. "Kami berharap masyarakat mewaspadai potensi bencana di sekitarnya. Utamanya untuk angin kencang, longsor dan banjir," katanya.
Oleh karena itu, Antoni meminta kepada masyarakat untuk melakukan pemangkasan terhadap pohon yang dinilai membahayakan. Selain itu, memastikan saluran di sekitaran rumah tidak mampet. "Ini sebagai upaya mitigasi terjadinya bencana," ucap Antoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lamine Yamal tanpa sengaja promosi celana dalam 6PM di final Piala Dunia 2026. Penjualan melonjak, beberapa model habis terjual. Simak kisah viral ini!
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.