Lima Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Cek Rinciannya
Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp18,75 miliar untuk membangun lima Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul. Simak lokasi dan rincian anggarannya.
Ilustrasi tumpukan sampah./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman mengebut pengoperasian Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kapanewon Minggir dan ditarget beroperasi pada Maret 2024. Hal ini dilakukan sebagai dampak terus berkurangnya kuota pembuangan sampah di TPA Piyungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Ephipana Kristiyani mengatakan, upaya pengelolaan sampah di Sleman harus dilakukan secara mandiri. Pasalnya, kuota pembuangan di TPA Piyungan, Bantul terus berkurang.
Di awal tahun kuota pembuangan untuk Kabupaten Sleman hanya 110 ton per harinya. Kuota ini turun sekitar 40 ton dibandingkan yang diberikan di akhir 2023. “Dulu sempat 150 ton per hari, tetapi sekarang hanya 110 ton. Makanya, upaya pengelolaan sampah secara mandiri terus dilakukan,” kata Ephi, Selasa (9/1/2024).
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mempercepat pengoperasian TPST Minggir. Ia tidak menampik, untuk bangunan sudah jadi dan tinggal setting mesin pengoperasian.
Hanya saja, sambung dia, akses lokasi juga butuh dukungan sehingga di awal tahun ini dilakukan pembangunan talut dan jalan sepanjang satu kilometer. Ditargetkan dengan penambahan fasilitas ini maka TPST Minggir bisa dioperasikan pada Maret 2024. “Harus dibuat jalan baru karena tidak boleh sama dengan akses milik warga,” katanya.
Selain mempercepat proses pengoperasian TPST Minggir, juga ada upaya optimalisasi TPST Tamanmartani yang terletak di sisi timur Sleman. Menurut dia, fasilitas pengolahan sampah ini sudah suda beroperasi sejak akhir 2023.
Meski demikian, Ephi mengakui sempat ada kendala berkaitan dengan daya Listrik. “Sudah diperbaiki dan tidak mati lagi. Per harinya bisa mengelola sekitar 20 ton sampah dari Masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, untuk menekan produksi sampah juga ada imbauan ke Masyarakat guna mengurangi sampah, khususnya jenis organik. Langkah yang dilakukan dengan Gerakan makan secukupnya.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Siapkan TPST di Sleman Tengah, Cek Lokasinya
Program ini sudah dijalankan di Sardonoharjo dengan memastikan kebutuhan makanan agar tidak ada sisa. “Ini juga ada pendampingan dari Fakultas Kedokteran UGM untuk menakar kebutuhan makan harian. Tujuannnya agar sedikit sisa agar tidak jadi sampah yang menimbulkan bau,” katanya.
Ketua Satgas Pengelolaan Sampah Sleman, Dwi Anta Sudibyo mengatakan, pembangunan TPST tidak hanya di sisi timur dan barat. Pasalnya, fasilitas yang sama juga dibangun di sektor Selatan dan tengah. “Dengan fasilitas ini maka pengelolaan sampah secara mandiri bisa dioptimalkan,” katanya.
Selain itu, juga ada fasilitas alat pengolah sampah di Tingkat kalurahan. Lokasi alat ini berada di Turi dan tiga lainnya di depo sampah yang sudah ada. “Dengan perencaan yang dimiliki diharapkan pada Maret mendatang, masalah sampah bisa terselesaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp18,75 miliar untuk membangun lima Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul. Simak lokasi dan rincian anggarannya.
PSG memimpin klasemen Liga Champions 2026/2027 usai mengalahkan Man City 4-2. Inter dan Napoli masih tanpa poin, sedangkan Roma di luar 24 besar.
Peringatan Hari Jadi ke-75 Kulon Progo menyoroti pembangunan rumah sakit Rp170 miliar, infrastruktur jalan, penataan sekolah, serta komitmen menjaga pelayanan
Prabowo melantik sembilan pejabat baru pada 15 Oktober 2026. Maruli menjadi Wakil Panglima TNI, Tandyo menjabat KSAD, dan Kristomei memimpin BNPB.
Pemprov Jawa Tengah masuk 10 kandidat Jamsostek Award 2026 berkat upaya memperluas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal melalui regulasi, ang
AEG Presents Asia mengimbau penonton konser BIGBANG di Singapura waspada terhadap kabut asap. Simak panduan keselamatan dan aturan PSI.