Harga Louhan di Jogja Bisa Tembus Rp30 Juta, Begini Peluang Bisnisnya
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Pemilu, pemungutan suara, kertas suara - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bawaslu Gunungkidul menyampaikan pendaftar pengawas tempat pemungutan suara (TPS) melebihi kebutuhan. Per Sabtu (6/1/2024), ada sebanyak 2.799 orang yang mendaftar.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan kebutuhan pengawas TPS hanya 2.709 orang, menyesuaikan jumlah TPS.
Andang menambahkan dari jumlah 2.799 orang yang mendaftar, sebanyak 1.496 merupakan laki-laki dan 1.303 perempuan.
Kapanewon Wonosari menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar terbanyak, jumlahnya mencapai 305 orang. Sedangkan pendaftar paling sedikit berada di Kapanewon Purwosari.
BACA JUGA: Pengawas TPS Kulonprogo Masih Ada yang Belum Terisi, Bawaslu Perpanjang Pendaftaran
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Gunungkidul, Deni Tri Utomo mengatakan tahap wawancara dilakukan sampai Rabu (17/1/2024).
Deni menambahkan honor bagi pengawas TPS juga telah ditetapkan sebesar Rp1 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.
BTS menjadi grup pop pertama yang mencatat penjualan tiket kumulatif lebih dari US$500 juta atau sekitar Rp8,95 triliun.
LHKPN mencatat harta Listyo Sigit Rp15,34 miliar, Dedi Prasetyo Rp13,05 miliar, dan Fadil Imran Rp9,96 miliar.