Identitas 11 Bayi di Pakem Sleman Masih Ditelusuri
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul melalui Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) resmi melantik Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Senin (22/1/2024). Setelah dilantik, PTPS diminta untuk memetakan potensi kerawanan di lokasi TPS masing-masing. Hal ini menyusul potensi bencana hidrometeorologi.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Gunungkidul, Deni Tri Utomo mengatakan ada sebanyak 2.709 PTPS yang dilantik di masing-masing kecamatan. Jumlah tersebut menyesuaikan persebaran TPS di Bumi Handayani.
“Setelah dilantik, kami minta PTPS melakukan pemetaan kerawanan di tingkat TPS, mulai dari TPS di lokasi rawan bencana, TPS ramah disabilitas, dan pemetaan kerawanan di wilayah kerja TPS,” kata Deni dihubungi, Senin (22/1/2024).
Baca Juga
Bawaslu Gunungkidul Akui Kesulitan Awasi Politik Uang Memakai E-Money
Pemilu 2024, KPU Gunungkidul Menunggu Kiriman Surat Suara untuk DPRD-DPR
177 Lokasi TPS di Gunungkidul Tanpa Jaringan Internet, KPU Cek ke Diskominfo
Paska dilantik, Deni menegaskan PTPS sudah menjadi bagian dari pengawas Pemilu. Sebab itu, mereka harus menjaga netralitas. Kemudian, PTPS harus segera belajar dengan mengikuti dan memahami berbagai bimbingan teknis dari Bawaslu maupun Panwascam ataupun Panwas Desa. “Dengan memahami bimtek kemampuan PTPS meningkat dan siap melaksanakan pengawasan saat hari pemungutan dan penghitungan suara,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono mengatakan daerah rawan mengancam TPS yang berada di wilayah banjir seperti di Padukuhan Kedungwanglu, Banyusoco, Playen. Potensi ini semakin besar menyusul musim hujan yang mulai masif.
“Puncak musim hujan kan di Januari dan Februari. Dengan begitu ketika Pemilu 14 Februari, potensi bencananya karena curah hujan ekstrem dan angin kencang,” kata Purwono.
Menurut dia, prediksi hujan ekstrem dapat diketahui setidaknya tiga hari sebelum pemungutan suara. Berbeda dengan hujan, angin kencang baru dapat diprediksi dalam hitungan jam. Sebab itu, PTPS dan penyelenggara Pemilu perlu waspada.
“Secara langsung kami tidak terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu. Tapi tanggal 14 Februari kami standby saja manakala ada kedaruratan kami bisa menerjunkan tim untuk mengevakuasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.